Breaking News:

Vaksinasi Anak Majene

Dokter Spesial Anak Majene dr Nina ke Orangtua Siswa: Jangan Ragu

Dokter NIna yang juga Ketua Pokja Tim Kipi mengatakan vaksinasi anak di Kabupaten Majene terbilang lambat jika berpatokan pada rekomendasi IDAI.

Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Masdin
Dokter spesialis anak, dr Nina membawakan sosialisasi vaksinasi anak usia sekolah di SD Negeri 2 Kampung Baru, Majene, Selasa (11/1/2022) siang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Dokter spesialis anak dr Nina sosialisasi vaksinasi anak usia sekolah di SD Negeri 2 Kampung Baru dan SDN 4 Tanjung Batu, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (11/1/2022) siang.

dr Nina meminta orangtua siswa yang hadir agar tidak ragu anaknya ikut vaksin.

"Jagan ragu, karena Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah rekomendasikan vaksin anak usia dini," ujarnya.

Dokter NIna yang juga Ketua Pokja Tim Kipi itu juga mengatakan vaksinasi anak di Kabupaten Majene terbilang lambat jika berpatokan pada rekomendasi IDAI.

"Rekomendasi vaksin anak usia 6 hingga 11 tahun dimuktahirkan pada 2 November 2021, jadi kalau kita lihat lambat dua bulan," jelasnya.

Ditemui Tribun-Sulbar.com, dr Nina mengatakan keterlambatan tersebut karena syarat vaksin anak harus mencapai vaksinasi 70 persen untuk dewasa dan 40 persen lansia.

"Kabupaten Majene lansianya belum mencapai target," ujarnya saat ditemui usai sosialisasi.

dr Nina berharap orangtua siswa tidak khawatir anaknya divaksin mengingat jenis vaksin yang digunakan yakni Sinovac dan telah disetujui BPOM. 

"Sudah di ACC oleh BPOM," tegasnya.

dr Nina juga menyampaikan tentang gelaja setelah vaksin itu wajar seperti halnya setelah imunisasi.

Sehingga apabila ada keluhan pascavaksin agar tidak ragu konsultasi ke petugas kesehatan.

dr Nina memastikan anak sebelum vaksin akan tetap melewati tahap pemeriksaan kesehatan.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved