Breaking News:

TPA Balanipa

Setelah Aksi Damai Dilakukan Warga Balanipa, Operasi Pengangkutan Sampah Dihentikan

Sejumlah ibu-ibu rumah tangga ikut turun ke jalan menyampaikan aspirasinya menolak pemindahan TPA di kampung mereka.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Sampah di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat mulai menumpuk menyusul penutupan tempat pembuangan akhir (TPA). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Setelah aksi damai dilakukan sejumlah pemuda dan masyarakat Kecamatan Balanipa, pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dihentikan.

Hal tersebut, disampaikan salah satu pemuda Balanipa, Yakub saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (10/1/2022).

"Kita sudah sepakat dengan Dandim bahwa pengangkutan sampah ke TPA Balanipa dihentikan," kata Yakub.

Lebih lanjut, dikatakan bahwa pemuda dan masyarakat Balanipa akan selalu mengawal permasalahan ini sampai tuntas.

Jika tuntutannya tidak diindahkan oleh pemerintah kabupaten maka dirinya bersama masyarakat Balanipa akan aksi lebih besar lagi.

"Kami akan kawal sampai tuntas dan TPA tidak ditempatkan di Balanipa," tegas Yakub.

Sementara, Ia berharap pemerintah Kabupaten Polman menjawab tuntuan masyarakat Balanipa.

Sebelumnya, Aksi penolakan pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tidak hanya datang dari pemuda.

Sejumlah ibu-ibu rumah tangga ikut turun ke jalan menyampaikan aspirasinya menolak pemindahan TPA di kampung mereka.

Mereka berorasi di jalan bersama dengan para anak muda menyuarakan tuntuntan agar pembangunan TPA dibatalkan.

Baca juga: Warga Balanipa: Kita Kaget Kenapa Sampah Dibawa ke Sini?

Baca juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Januari 2022 dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved