Breaking News:

KPPN Majene

Realisasi APBN Tahun 2021 di KPPN Majene

Belanja Modal sebesar Rp 91.5 miliar, Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp 2.38 miliar, dan Dana Transfer DAK Fisik dan Dana Desa sebesar Rp 798 miliar.

Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Rahmad Budiyanto, Kepala KPPN Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara ( KPPN Majene ) sebagai salah satu instansi vertikal Ditjen Perbendaharaan, Kementerian Keuangan mempunyai salah satu tugas menyalurkan Dana APBN pada Kabupaten Majene, Kabupaten Polewali Mandar, dan Kabupaten Mamasa.

Dana yang dikelola pada Tahun 2021 adalah sebesar Rp 1.397 triliun, yang terbagi menjadi Belanja Pegawai sebesar Rp 429 miliar, Belanja Barang sebesar Rp 222 miliar,

Belanja Modal sebesar Rp 91.5 miliar, Belanja Bantuan Sosial sebesar Rp 2.38 miliar, dan Dana Transfer DAK Fisik dan Dana Desa sebesar Rp 798 miliar.

Sampai dengan akhir tahun 2021, realisasi anggaran satuan kerja lingkup KPPN Majene telah disalurkan sebesar 100.05 persen atau 1.397 triliun dari pagu sebesar Rp 1.396 triliun rupiah.

Baca juga: Realisasi Anggaran Triwulan III Tahun 2021 KPPN Majene

Realisasi anggaran tersebut meningkat dibandingkan tahun 2020 yang hanya sebesar 98.33 persen atau Rp 1.518 triliun dari pagu sebesar Rp 1.544 triliun.

Realisasi anggaran meningkat untuk semua jenis belanja yang dikelola oleh Kementerian Negara Lembaga, yaitu Belanja Pegawai Tahun 2021 sebesar 104.03 persen naik sebesar 5,4 persen dari tahun 2020,

Belanja Barang Tahun 2021 sebesar 96,94 persen naik sebesar 2,73 persen dari tahun 2020, Belanja Modal Tahun 2021 sebesar 99,38 persen naik sebesar 0,07 persen dari tahun 2020,

Belanja Bantuan Sosial sebesar 100 persen sama dengan tahun 2020. Sedangkan untuk Dana Transfer ke Daerah yaitu DAK Fisik dan Desa realisasi sebesar 98,50 dari Alokasi Tahun 2021 mengalami penurunan sebesar 0,71 persen dari tahun 2022.

Peningkatan reliasasi tahun 2021 dibandingkan tahun 2021 membuktikan bahwa di tahun 2021 pemerintah gencar melakukan berbagai upaya untuk menggerakan roda perekonomian khususnya meningkatkan belanja pemerintah, dalam membantu pemulihan Ekonomi dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional akibat pandemi Covid-19.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved