Breaking News:

Kemenkes: Pasien Kasus Omicron Bergejala Ringan & OTG, 318 Kasus Ditemukan di Tanah Air

Pasien yang terpapar Covid 19 varian Omicron adalah orang yang telah menerima vaksinasi dosis lengkap. Tak bergejala hingga bergejala ringan.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Hasrul Rusdi
kompas.com
ILUSTRASI Varian Omicron. Studi menemukan masa inkubasi varian Omicron hanya 3 hari. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan sebanyak 99 persen Pasian yang terpapar Covid-19 Varian Omicron memiliki gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan pantauan dari pihak Kemenkes gejala yang paling banyak dialami oleh pasien terpapar Covid 19 Varian Omicron adalah batuk dan pilek.

"Sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk dan pilek," ucap Widyawati, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kemenkes.

Widyawati berujar total 4,3 persen kasus Varian Omicron memiliki komorbid seperti diabetes melitus, dan hipertensi serta satu persen diantaranya membutuhkan terapi oksigen.

Lebih lanjut, Widyawati menyampaikan, sebanyak 97 persen kasus pasien Covid-19 varian Omicron didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri dan berasal dari Jakarta.

ILUSTRASI Varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya.
ILUSTRASI Varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. (kompas.com)

Baca juga: NOL Pasien Covid-19 di RSUD Regional Sulbar, Ini Tips Hindari Varian Baru Omicron

Baca juga: Covid-19 Varian Omicron Menyebar, Polri Larang Nobar Final Piala AFF Indonesia vs Thailand

Secara komulatif, kasus pasien Positif Covid-19 varian Omicron paling banyak dari negara Turki dan Arab Saudi.

Sebagai informasi, hingga Jumat (7/1/2022) ada sebanyak 318 kasus Omicron di Indonesia.

Jumlah tersebut sudah termasuk penambahan kasus sebanyak 57 kasus di hari yang sama.

Bahkan kebanyakan dari pasien positif Covid 19 varian Omicron adalah orang yang sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan tidak bergejala sampai bergejala ringan.

Penambahan kasus sebanyak 57 kasus tersebut rinciannya adalah tujuh orang transmisi lokal dan 50 orang dari perjalanan luar negeri.

Mengacu pada data dari Kemenkes, sejak awal ditemukannya kasus Omicron di Indonesia pada bulan Desember 2021 hingga Jumat (7/1/2022) total ada sebanyak 23 kasus transmisi lokal dan 295 kasus dari pelaku perjalanan luar negeri.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved