Breaking News:

Dua Ruko di Kelurahan Karema Nyaris Ambruk, Warga Berharap Bangunan Segara Dibongkar

"Kita khatwatir, saya hanya buka warung kalau siang tidak berani nginap disini lagi karena jangan sampai bangunannya tiba-tiba ambruk," ungkapnya.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Dua Ruko di Jl Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris ambruk pascagempa 15 Januari 2021 lalu dan sampai hari ini, Senin (10/1/2022) belum diperbaiki. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU- Dua Ruko di Jl Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris ambruk.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Senin (10/1/2022) terlihat dua roku tersebut miring, tiang bangunan bengkok.

Bagian ruangan roku sudah retak dan beberapa ruangan lainnya sudah ambruk.

Gempa 6,2 Magnitudo pada 15 Januari 2021 lalu menjadi penyebab bangunan tersebut mengalami kerusakan.

Baca juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Januari 2022 dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Baca juga: Prakiraan Cuaca Senin 10 Januari 2022: Siang, Hujan Ringan Wilayah Mamasa dan Polman

Dua Ruko di Jl Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris ambruk pascagempa 15 Januari 2021 lalu dan sampai hari ini, Senin (10/1/2022) belum diperbaiki.
Dua Ruko di Jl Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), nyaris ambruk pascagempa 15 Januari 2021 lalu dan sampai hari ini, Senin (10/1/2022) belum diperbaiki. (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

Namun, sudah setahun pascagempa bangunan yang membahayakan warga di sekitarnya belum juga dibongkar.

Salah satu warga sekita Jainul, mengaku khawatir saat berjualan di samping bangunan ruko tersebut.

"Kita khatwatir, saya hanya buka warung kalau siang tidak berani nginap disini lagi karena jangan sampai bangunannya tiba-tiba ambruk," ungkapnya saat ditemui Tribun-Sulbar.com.

Jainul mengatakan, bangunan tersebut rencananya mau dibongkar habis tahun baru 2021 kemarin.

"Tetapi belum ada juga yang datang. Kita juga takut kalau begini terus," ucapnya.

Ia berharap, bangunan tersebut bisa segara dibongkar karena sangat membahayakan.

"Apalagi saya ini berada di samping bangunan, tentu khatawir kalau nanti roboh," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved