Breaking News:

Gempa Majene

Warga Aholeang-Rui Minta Pemerintah Segera Bangunkan Rumah, Kadus: Kami Sudah Tak Nyaman di Tenda

Mereka mengungsi akibat gempa kemudian disusul longsor yang menimbun pemukiman mereka dan tidak bisa dihuni lagi.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Suasana pengungsian warga Dusun Aholeang dan Rui di Dusun Alle-Alle, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar, Minggu (9/1/2022) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Hampir satu tahun warga Aholeang dan Rui mengungsi di Dusun Alle-Alle, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar.

Pasalnya kedua dusun tersebut mengalami dampak paling parah dari gempa bumi yang melanda Sulawesi Barat pada 15 Januari silam.

Tercatat warga Dusun Aholeang yang mengungsi di tempat tersebut sebanyak 304 jiwa dari 76 Kepala Keluarga (KK).

Baca juga: KELUHAN Warga Aholeang-Rui Selama Hampir Setahun Mengungsi, Tenda Kemasukan Air saat Hujan

Baca juga: Siswa SDN 28 Aholeang Majene Masih Belajar di Tenda Terpal, Dinas Pendidikan: Tunggu Anggaran

Sedangkan warga Dusun Rui sebanyak 41 KK dengan 166 jiwa.

Mereka mengungsi akibat gempa kemudian disusul longsor yang menimbun pemukiman mereka dan tidak bisa dihuni lagi.

Merekapun mengungsi dengan tenda dan rumah tinggal sementara di Dusun Alle-Alle.

Hampir satu tahun di sana mereka merasa tidak nyaman. Kurang mendapatkan perhatian pemerintah.

Menurut Kepala Dusun Aholeang, Lukman, menuturkan dipengungsian warga kesulitan melakukan aktivitas karena ada yang masih tinggal di tenda terpal.

"Ada yang katanya kepanasan, terus ketika hujan tenda mereka kemasukan air," tutur Lukman saat ditemui langsung di tempat pengungsian, Minggu (9/1/2022).

Kepala Dusun Rui, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar, Suardi
Kepala Dusun Rui, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulbar, Suardi (30) saat ditemui di pengungsian, Minggu (9/1/2022) siang.

Lebih lanjut menurut Lukman, apalagi cuaca buruk melanda Sulbar akhir-akhir ini.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved