Breaking News:

BTN Ampi Mamuju

BTN Ampi Mamuju Sering Banjir, PUPR Kerahkan Ekskavator Keruk Aliran Sungai Karema

Tim teknisi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mamuju, akhirnya menurunkan alat beratnya, pasca banjir beberapa waktu lalu.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
Ekskavator amfibi milik PUPR keruk daerah aliran sungai yang berada di Jl Andi Makkasau, Kelurahan Karema, Minggu (9/1/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Daerah aliran sungai yang berada di Kompleks BTN Ampi Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) akhirnya dikeruk.

Dangkalnya aliran sungai tersebut menjadi penyebab banjir di kompleks btn Ampi.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Minggu (9/1/2022) terlihat ekskavator amfibi mengeruk aliran sungai.

Tim teknisi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mamuju, akhirnya menurunkan alat beratnya, pasca banjir beberapa waktu lalu.

Aliran sungai akan dikeruk hingga kedalaman 50-80 meter.

Serta akan diperlebar satu meter.

Agar jika musim hujan, sungai dapat menampung air dan tidak meluap lagi.

"Sepanjang aliran sungai ini akan dinormalisasi, serta nantinya ada penambahan tanggul," terang Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Mamuju Surasman, saat ditemui di Jl Andi Makkasau.

Kata dia, seluruh titik langganan banjir di kota Mamuju, kanalnya akan dinormalisasi.

Untuk di Kelurahan Karema, ada dua titik yakni aliran sungai yang berda di Jl Andi Makkasau, dan Jl Pababari.

Nantinya akan dilanjutkan hingga Jl Baharuddin Lopa, tembus Jl Pengayoman, dan kompleks Pemda, Kelurahan Rimuku.

Dia mengimbau untuk warga kompleks agar tidak membuang sampah di daerah aliran sungai.

Dangkalnya aliran sungai, juga disebabkan tumpukan sampah masyarakat yang dibuang sembarangan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Fahrun Ramli

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved