Breaking News:

SE Gubernur Sulbar, Pegawai Pemprov Wajib Pakai Baju Sureq Marasa Setiap Kamis

Sareq Marasa terinspirasi dari motif kain lokal masyarakat Sulawesi Barat, yakni Saqbe Mandar, Sekomandi, dan Sambu Mamasa.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
ist/Tribun-Sulbar.com
Surat edaran Gubernur Ali Baal Masdar terkait mewajibkan pegawai pemprov memakai kain khas lokal Sulbar pada setiap hari Kamis 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pegawai Pemprov Sulawesi Barat (Sulbar) diwajibkan menggunakan pakain dinas berbahan Sureq Marasa atau Saqbe motif Marasa di hari-hari tertentu.

Hal tersebut berdasarkan surat edaran (SE) Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar nomor 48 tahun 2021.

Sareq Marasa terinspirasi dari motif kain lokal masyarakat Sulawesi Barat, yakni Saqbe Mandar, Sekomandi, dan Sambu Mamasa.

SE tersebut, bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kecintaan terhadap produk lokal atau khas daerah.

Sehingga, perlunya pengoptimalam penggunaan pakaian dinas harian khas daerah berbahan kain tenun lokal motif Marasa Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN.

Selain itu, dalam SE tersebut, Ali Baal meminta agar seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memastikan pegawainya memakai pakaian dinas bermotif Marasa.

Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Farid Wajdi, mengatakan, ini bagian tindak lanjuti kegiatan diluncurkan Gubernur Ali Baal Masdar beberapa bulan lalu.

"Jadi Sureq Marasa ada paduan secara dinamis masyarakat di Ulunna Salu dan masyarakat di Babana Binanga tiga kata Farid, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (7/1/20221).

Lanjutnya, ini juga bagian upaya mengangkat ekonomi kreatif di Sulbar agar bisa mendapatkan ruang berkreasi.

Termasuk, mempromosikan produk lokal khas Sulbar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved