Breaking News:

CURHAT Anak Kosan di Majene Akibat Harga Bahan Pokok Naik

"Ia lebih suka beli yang instan maksudnya yang siap saji, karena lebih hemat dan praktis," ucapannya via whatsapp.

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Zilqaidah
Mahasiswi Majene, Zilqaidah 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Harga bahan pokok di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

Pantaun Tribun-Sulbar.com, Kamis (6/1/2021), hingga awal tahun 2022 harga bahan pokok masih melonjak.

Tak hanya dikeluhkan para pedagang, kenaikan harga bahan pokok juga dirasakan para mahasiswa atau anak kosan di Kota Pendidikan julukan Kabupaten Majene.

Baca juga: Penyebab Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Majene Naik Kata Dinas Koperasi & Perdagangan

Baca juga: Harga Telur Ayam Jadi Rp 50 Ribu, Cabe Rawit Rp 35 Ribu Per Liter di Pasar Sentral Majene

Salah satu anak kosan di Majene, Zulqaidah, menuturkan, naiknya harga bahan pokok membuatnya terbebani.

"Terbebani sekali ki, uang jajan juga pas-pasan," ujar Zulqaidah kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (6/1/2022).

Ia mengaku harus lebih hemat dan bisa mengatur keuangan untuk keperluan lain.

Termasuk untuk token listrik kos-kosan.

Lapak Penjualan Basir di Pasar Sentral Majene
Lapak Penjualan Basir di Pasar Sentral Majene (Tribun-Sulbar.com/Masdin)

Anak kosan lain yang juga seorang mahasiwi di Majene, Masmia, mengaku naiknya harga bahan pokok membuatnya lebih milih membeli makanan jadi ketimbang buat sendiri.

"Ia lebih suka beli yang instan maksudnya yang siap saji, karena lebih hemat dan praktis," ucapannya via whatsapp.

Alasan lain tentu karena harga bahan pokok di pasar yang mahal.

"Kalau kita sendiri yang masak harus beliki telur, ikan, bawang minyak dan itu harganya rata-rata di atas (mahal)," ujar mahasiswa asal Tutar tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved