Breaking News:

Ternyata Ini Penyebab Capaian Vaksinasi di Mamasa Tembus 77,72 Persen Dalam 5 Hari

"Masih ada 1000 lebih data kependudukan penerima vaksin yang bermasalah nomor induk keluarganya di Dinas Catatan Sipil," ungkap Into.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Into Harahap. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Capaian vaksinasi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), sempat menjadi polemik.

Pasalnya, pada akhir Desember 2021 lalu, vaksinasi di Mamasa berada diangka 70,64 persen.

Dalam kurun lima hari, capaian vaksinasi Covid-19 di Mamasa meningkatkan signifikan.

Capaiannya melebih target 70 persen dengan capaian 77,72 persen.

Baca juga: Hindari Kerumunan, Pelantikan 47 Kades Terpilih di Mamuju Tak Digelar Serentak, Mulai 7 Januari

Capaian ini dikabarkan menjadi perdebatan di kalangan Dinas Kesehatan di beberapa kabupaten di Sulawesi Barat, karena dianggap tidak masuk akal.

Hal itu diakui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mamasa, Into Harahap.

Dia menjelaskan, di lingkup dinas kesehatan menjadi perdebatan lantaran capaian vaksinasi di Mamasa tiba-tiba naik signifikan.

Hal tersebut karena ada vaksinasi di tiga kecamatan belum terinput pada saat perampungan data vaksin di akhir tahun lalu.

Adapun kata Into, tiga kecamatan yang belum terinput yakni, Kecamatan Pana', Kecamatan Sumarorong, dan Kecamatan Buntumalangka.

Menurut Into, penyebab lambatnya menginputan data disebabkan fasilitas komputer di beberapa kecamatan yang belum tersedia.

Baca juga: Dinkes Mamasa Pastikan Belum Ada Vaksinasi Booster di Awal Tahun 2022

Baca juga: Dr Muh Tahir Jadi Rektor Defenitif Universitas Muhammadiyah Mamuju

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved