Breaking News:

PSG

Tak Kunjung Balik ke PSG, Neymar Dapat Kritikan Keras, Pandit RMC Sport: Dia Menua dan Tak Bersinar

Megabintang Neymar tak kunjung kembali ke klub PSG. Dapat kritikan keras dari Jerome Rothen, Pandit RMC Sport.

tribunnews.com
Pemain Argentina Lionel Messi (kiri) dan pemain Brasil Neymar berebut bola dalam pertandingan final turnamen sepak bola Copa America Conmebol 2021 di Stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil, pada 10 Juli 2021. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Megabintang asal Brazil yaitu Neymar hingga saat ini masih belum kembali ke Paris Saint Germain (PSG).

Neymar dikabarkan tengah berada di Brazil untuk menjalani proses penyembuhan cidera pergelangan kaki yang didapat pada akhir November 2021 lalu.

Sebagai informasi, klub yang bermarkas di Camp des Loges itu menetapkan tanggal 2 Januari 2022 sebagai hari kepulangan bagi para pemain yang berasal dari Amerika Selatan dari masa liburan.

Khusus bagi Neymar, durasi libur tengah musim sedikit lebih panjang yaitu sampai 9 Januari 2022.

Situasi Neymar yang tak kunjung kembali ke klub mendapatkan kritikan keras dari Jerome Rothen, Pandit RMC Sport.

Bintang Paris Saint-Germain, Lionel Messi dan Neymar
Bintang Paris Saint-Germain, Lionel Messi dan Neymar, merayakan gol ke gawang Olympique Lyon, pada laga lanjutan pekan keenam Liga Perancis di Stadion Parc des Princes, Senin (20/9/2021) dini hari WIB.

Baca juga: Kylian Mbappe Tegaskan Loyalitas kepada PSG, Pupus Sudah Harapan Real Madrid

Baca juga: Messi Positif Terpapar Covid-19, Lewatkan Laga Kontra Vannes Babak 16 Besar Piala Prancis

Jerome Rothen yang juga pernah merumput bersama dengan PSG pada periode 2004-2010 mempertahankan keputusan manajemen PSG, khususnya kepada Leonardo, Direktur Olahraga PSG yang dinilai telah memberikan dispensasi kepada Neymar.

"Bagaimana kita bisa menerima ini dari seorang pemain yang baru bermain dalam 50 persen laga sejak awal musim dan dibandingkan dengan musim-musim sebelumnya, mencatat rasio gol dan assist yang lebih rendah dari yang pernah dibukukannya."

"Dia kurang bersinar. Dia menua, bertambah berat badan karena tak bermain, dia tak punya gaya hidup memadai.”

“Ketika Anda melewati 30 tahun, proses pemulihan berjalan lebih lambat dibanding saat usia 25 tahun. Ketika Anda menciptakan omong kosong, Anda akan terjebak dalam itu semua," kata Jerome Rothen.

Jerome menilai perilaku Neymar bisa memberikan efek buruk bagi klub.

"Ini tidak normal sebab citra PSG masih tercoreng oleh omong kosong Neymar di media sosial seperti poker, pesta, dan Tahun Baru," imbuhnya.

Hingga kini, pemain asal Brazil itu hanya berpartisipasi dalam 14 dari total 27 pertandingan yang telah dilakoni oleh PSG di lintas ajang pada musim 2021/2022.

Sejauh ini, Neymar baru mencatatkan tiga gol saat mentas bersama dengan PSG di Ligue 1, kompetisi teratas Liga Prancis.

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved