Breaking News:

Dekat Pemukiman, Tokoh Pemuda Balanipa Tolak Pemindahan TPA ke Tamangalle

Alasan lain adalah lokasi TPA baru yang ditunjuk oleh pemerintah sangat dekat dengan pemukiman penduduk yang jaraknya hanya satu kilometer.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Warga memasangi palang jalur menuju TPA Paku. Warga menolak sampah dibuang ke TPA dan diminta agar ditutup. 

TRIBUN - SULBAR. COM, POLMAN - Rencana pemindahan tempat pembuangan akhir (TPA) Paku ke Desa Tamangalle, Kacamatan Balanipa, Polman, kembali mendapatkan reaksi penolakan masyarakat.

Penempatan TPA baru di Desa Tamanggale dinilai sangat tidak layak.

Ada beberapa faktor yang membuat warga menolak rencana pemindahan ke daerah tersebut.

"Balanipa ini adalah tanah adat. Kita harus mencintai tanah leluhur ini. Apalagi pusat Sulbar dalam sektor sejarah ada di Balanipa, " kata seorang tokoh pemuda Balanipa, Ya'qub kepada Tribun-Sulbar.com, Rabu (5/12/2021).

Oleh karena itu Ya'qub memastikan akan berjuang bersama sama masyarakat menolak keras lokasi ini dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah.

Alasan lain adalah lokasi TPA baru yang ditunjuk oleh pemerintah sangat dekat dengan pemukiman penduduk yang jaraknya hanya satu kilometer.

Termasuk puskesmas dan sekolah.

Bahkan, lokasinya juga sangat dekat dengan sungai, sehingga otomatis dapat menimbulkan pencemaran lingkungan.

"Kemarin kami sudah tinjau lokasi, dan kami melihat penempatan TPA di lokasi ini memang tidak layak, " tuturnya.

Warga juga menyesalkan sikap pemerintah memindahkan TPA ke Tamangalle tanpa melalui sosialisasi ke masyarakat setempat lebih awal.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved