Breaking News:

Belum Capai Target 70 Persen, Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di Polman Belum Bisa Dilaksanakan

Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar menyampai optimis bisa mencapai target tersebut akhir Januari 2022 tahun ini.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng
Pelajar sekolah dasar di Mamasa menerima vaksinasi covid-19 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Capaian vaksinasi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) masih rendah.

Hal tersebut berimbas terhambatnya proses vaksinasi usia enam hingga 11 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Polman, Andi Suaib Nawawi mengatakan, syarat yang harus dipenuhi supaya vaksinasi anak dapat dilakukan adalah dengan mengusahakan capaian vaksinasi hingga 70 persen untuk seluruh kelompok.

Serta capaian vaksinasi sasaran lansia di atas 60 persen. Belum bisa karena belum memenuhi syarat," ucap Suaib Nawawi kepada Tribun, melalui pesan WhatsApp, Rabu (5/1/2022).

Menurut Suaib capaian vaksinasi Polman bagi seluruh kelompok baru mencapai 60,3 persen.

Sebelumnya Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar menyampai optimis bisa mencapai target tersebut akhir Januari 2022 tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut Andi Ibrahim Masdar melibatkan seluruh pihak untuk mensukseskan program pemerintah.

Termasuk kepala desa, dan perangkat desa. Kepala desa diminta mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemerintah Siapkan Minyak Goreng Harga Terjangkau Rp14 Ribu per Liter

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem di Sulbar, Kamis 6 Januari 2022: Hujan Disertai Petir hingga Angin Kencang

Setiap kepala desa ditarget 90 persen capaian vaksin dimasing masing desanya.

"Kalau tidak capai kita akan evaluasi apa penyebabnya," tuturnya.

AIM akronim nama Bupati Polman menambahkan kendala dialami pemerintah sehingga belum capai 70 persen karena banyaknya masyarakat yang tidak berada di rumahnya.

"Penduduk Polman ini hampir 30 persen ini adalah nelayan. Jadi kadang mereka pulang melaut sekali setahun. Ada pergi ke Malaysia. Itu semua kendalanya," tuturnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved