Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Mamasa Menunggu Petunjuk Satgas Covid-19

"Di daerah lain kan belum ada PTM 100 persen, jadi kita masih akan berkoordinasi dengan pak bupati seperti apa nantinya," lanjutnya.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamasa, Muh Syukur 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), masih menunggu petunjuk Satgas Covid-19.

Hal tersebut diungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mamasa, Muh Syukur.

Muh Syukur menjelaskan, di tahun ini Disdikbud Mamasa berharap bisa memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka 100 persen.

Kendati begitu, sesuai edaran kementerian kata dia, Pembelajaran Tatap Muka diharapakan tidak menjadi kluster penyebaran Covid-19.

Baca juga: BMKG Prediksi Sulawesi Barat Berawan Malam Ini, Mamasa Potensi Hujan Ringan

Baca juga: Angin Kencang & Hujan Deras Landa Mamuju, BMKG Perkirakan Meluas ke Majene dan Polman

"Kita akan memperhitungkan adanya lansia di sekitar sekolah yang bisa menimbulkan kluster penyebaran covid-19," ungkap Muh Syukur, saat ditemui di kantornya di Makau, Desa Buntubuda, Mamasa, Selasa (4/1/2022).

Karenanya lanjut dia, pada proses PTM, pihaknya masih menunggu petunjuk satuan tugas (satgas) penanganan covid-19.

"Di daerah lain kan belum ada PTM 100 persen, jadi kita masih akan berkoordinasi dengan pak bupati seperti apa nantinya," lanjutnya.

Secara teknis, PTM nantinya menurut Syukur, masih diberlakukan sistem shift.

Pembelajaran tatap muka terbatas di SD Inpres Rimuku, Mamuju masih terapkan prokes ketat, Senin (3/1/2022).
Pembelajaran tatap muka terbatas di SD Inpres Rimuku, Mamuju masih terapkan prokes ketat, Senin (3/1/2022). (Tribun Sulbar / Fahrun Ramli)

Namun terkait kapan Pembelajaran Tatap Muka diberlakukan, Syukur menegaskan masih menunggu petunjuk bupati Mamasa, selaku ketua satgas Covid-19.

Sementara itu Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi menuturkan, vaksinasi Covid-19 di Mamasa telah mencapai 70 persen.

Karenanya, Pembelajaran Tatap Muka sudah bisa dilakukan, hanya saja masih perlu persetujuan orang tua siswa.

"Dari tahun kemarin sudah dilakukan tetapi belum maksimal, tetapi tahun ini sudah akan 100 persen," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved