Breaking News:

Permintaan Ayam Potong Meningkat di Pergantian Tahun, Pedagang: Jadi Dua Kali Lipat

Iqbal mengaku kemarin saja, ada sekitar 100 ekor ayam potong yang terjual dibanding hari biasa yang hanya 50-an ekor.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
Masdin/Tribun-Sulbar.com
Ayam potong di Pasar Sentral Majene, Sabtu (1/1/2022). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Permintaan ayam potong di Pasar Sentral Majene saat momen pergantian tahun 2021 ke 2022 meningkat.

Naiknya daya beli masyarakat bahkan meningkat dua kali lipat dari hari biasa.

Salah satu pedagang di Pasar Sentral Majene, Ola (39) mengatakan, meski harga ayam masih mahal berkisar Rp 65 ribu per ekor namun tetap banyak pembeli.

"Kemarin ya ada sekitar 60 ekor, naik dua kali lipat dari biasa 30 ekor," ujarnya, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga: Awal Tahun 2022, Harga Telur Naik Lagi di Pasar Sentral Majene, Rp 54 Ribu Per Rak

Baca juga: Vaksinasi Polman Terendah, Kapolda Sulbar: Setiap Anggota Polisi Wajib Bawa 5 Orang Ikut Vaksin

Ayam potong di Pasar Sentral Majene, Sabtu (1/1/2022).
Ayam potong di Pasar Sentral Majene, Sabtu (1/1/2022). (Masdin/Tribun-Sulbar.com)

Menurut pria 60 tahun itu, pergantian tahun memang salah satu momen, ayam banyak terjual.

"Selain lebaran ya juga tahun baru seperti sekarang," tambahnya.

Tidak jauh beda dengan Ola, pedagang ayam lain yakni Iqbal (24) juga mengaku jualannya laku lebih banyak.

"Banyak kemarin pembeli, begitu memang biasanya (jelang malam tahun baru)," ucap Iqbal.

Iqbal mengaku kemarin saja, ada sekitar 100 ekor ayam potong yang terjual dibanding hari biasa yang hanya 50-an ekor.

"Banyak kemarin yang beli, ada mungkin lebih 100 ekor," ucapnya.

Secara tidak langsung pergantian tahun menurut Iqbal membuatnya lebih untung.

"Kalo untung pasti bertambah cuman tidak tau pasti berapa," tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved