Ansor Majene Diserang OTK
OTK Ngaku TNI Serang Kader Ansor Majene, Sudirman Minta Dandim 1401 Kroscek Anggotanya
Sudirman khawatir ada oknum yang sengaja mengatas namakan TNI untuk kepentingan pribadi.
Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pelatihan-pendampingan-UMKM-GP-Ansor-kerjasama-BNI.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Kader GP Ansor Kabupaten Majene, diserang orang tak dikenal (OTK), Jumat (31/12/2021) dini hari.
Kader GP Ansor Majene tersebut baru pulang dari pengajian di Baitul Mahabbah Soreang Banggae Timur.
Saat tiba di sekretariat di Jl Lanto Daeng Pasewang, No 25, Lipu, datang dua pria mengaku sebagai TNI dan tanpa alasan yang jelas melakukan pemukulan.
Ketua PW GP Ansor Sulawesi Barat (Sulbar), Sudirman AZ , sangat menyesalkan tindakan oknum mengaku TNI terse but.
“Pelaku mengaku anggota TNI, itu yang kami sesalkan juga," ujarnya saat dihubungi via telepon, Jumat (31/12/2021).
Sudirman khawatir ada oknum yang sengaja mengatas namakan TNI untuk kepentingan pribadi.
"Takutnya ada oknum yang ingin merusak hubungan TNI dan Ansor," ucapnya.
Antisipasi hal tersebut, Sudirman meminta Dandim 1401/Majene untuk turun mengkroscek terkait oknum tersebut.
"Karena mengaku sebagai TNI, supaya ini tidak menjadi bias agar ada komentar dari pihak Kodim Majene dan turun langsung mengkroscek," harapnya.
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin