Breaking News:

Proyek Dermaga PPI Palipi

Kontrak Kerja Proyek Dermaga PPI Palipi Diputus, Kadis DKP Sulbar Sebut Sudah Sesuai Aturan

Dalam kontrak pekerjaan, lanjutnya, disebutkan bisa diputuskan pekerjaan saat surat terguran pertama dilayangkan.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun Sulbar / Masdin
Kondisi Dermaga Palipi, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene kembali terbengkalai, Minggu (26/12/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Barat (Sulbar) membantah jika pemutusan kontrak kerja rehab dermaga Pelabuhan Perikanan (PPI) Palipi Majene tidak berdasar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, Fadli Syamsuddin, mengatakan, pemutusan kontrak kerja sudah sesuai prosedur dari semua tahapan.

"Dasar hukum bagaimana dipertanyakan? karena sangat jelas dalam kontrak kerjanya ini proyek rehab dermaga Pelabuhan Palipi Majene," kata Prof Fadli saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (28/12/2021).

Menurutnya, itu sudah menjadi konsekuensi saat mengerjakan proyek.

Dia menjelaskan, dalam kontrak salah satu klausul bernyi pekerjaan yang dilaksanakan tidak mencapai target maka dibuatka surat teguran.

"Surat teguran pertama kita sudah layangkan karena waktu itu progresnya mines 54 persen," ungkap Prof Fadli.

Dalam kontrak pekerjaan, lanjutnya, disebutkan bisa diputuskan pekerjaan saat surat terguran pertama dilayangkan.

Namun, saat itu DKP belum melakukan karena kontraktor menyampaikan bersedia memperbaiki pekerjaan.

"Bahkan Inspektorat hingga pengawas merekomendasikan untuk sebaiknya diputus kontraknya. Tapi itu tidak kita lakukan," bebernya.

Setelah, surat teguran kedua masih belum juga terdapat progres signifikan, sehingga pihak DKP layangkan surat teguran ketiga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved