Breaking News:

Harga Cabai

Harga Cabai Rawit Naik Hingga Rp 80 Ribu Jelang Tahun Baru di Mamasa

Tak main-main, harga cabai di Kabupaten Mamasa kurung waktu seminggu meningkat hingga tiga kali lipat.

Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Harga cabai rawit di Mamasa alami kenaikan harga jelang tahun baru 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Menjelang tahun baru 1 Januari 2022, harga cabai di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), kian membumbung tinggi.

Tak main-main, harga cabai di Mamasa kurung waktu seminggu meningkat hingga tiga kali lipat.

Semisal cabai rawit, cabai keriting dan cabai besar.

Sebelum memasuki Desember, harga cabai khusunya cabai keriting dan cabai besar, berada di kisaran Rp 25 ribu.

Jelang natal, harga cabai mencapai Rp 50 ribu atau dua kali lipat dari harga sebelumnya.

Saat ini, jelang tahun baru, harga cabai rawit mencapai Rp 60 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai diakui salah seorang pedagang di sekitar kota Mamasa, Wahyuandin.

Wahyuandin mengatakan, harga cabai keriting dan cabai besar kini di kisaran Rp 60 ribu.

Sementara harga cabai rawit mengalami kenaikan harga hingga tiga kali lipat.

"Yang paling mahal itu cabai rawit, tembus Rp. 80.000 per kilogram," ungkap Wahyuandin, saat ditemui di kiosnya, Jl Ahmad Yani, Kelurahan Mamasa, Senin (27/12/2021).

Jika cabai mengalami kenaikan harga, berbeda dengan tomat yang harganya justru anjlok.

Sebelumnya, harga tomat di kisaran Rp.10 ribu per kilogram. Kini hanya Rp 7 ribu per kilogramnya.

"Tomat justru turun harganya menjadi Rp 7,500, dulu Rp 10 ribu rupiah per kilonya," ungkapnya.

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved