Breaking News:

Pasar Sentral Majene

Penyebab Harga Bahan Pokok di Pasar Sentral Majene Naik Kata Dinas Koperasi & Perdagangan

Adapun upaya Diskoperindag dalam menekan harga di pasaran dengan melakukan sosialisasi ke pedagang.

Penulis: Masdin | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Masdin
Jumriani Kepala Bidang (kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Pedagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Menjelang akhir tahun 2021, beberapa harga bahan pokok naik idi Pasar Sentral Majene, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal ini dibenarkan Jumriani Kepala Bidang (kabid) Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Pedagangan dan Perindustrian Kabupaten Majene.

"Iya naik, seperti beras, cabai dan bawang merah," tutur Jumriani saat ditemui di kantor Diskoperindag, Jl K H Daeng No 72 Kabupaten Majene, Kamis (23/12/2021) pagi.

Menurutnya kenaikan harga sudah terpantau beberapa hari sebelumnya.

"Kami monitoring di pasar sentral Majene tanggal 20 kemarin sudah mendapatkan ada beberapa yang mengalami kenaikan," terangnya.

Terkait kenaikan harga beberapa barang, Jumriani menilai akibat permintaan masyarakat yang tinggi namun tidak dibarengi dengan ketersedian barang.

"Akibat permintaan yang tinggi dan stok terbatas sehingga penjualan mematok harga setinggi mungkin," terangnya.

Akibat dari kondisi tersebut, menurut Jumriani akan memicu terjadinya inflasi.

Adapun upaya Diskoperindag dalam menekan harga di pasaran dengan melakukan sosialisasi ke pedagang.

"Memberikan sosoalisasi ke pedangan agar tidak terlalu menaikan harga barangnya, disamping menjaga pendistribusian barang," tandasnya sebagai upaya.

Berdasarkan pantauan Tribun-Sulbar.com di Pasar Sentral Majene, beberapa bahan pokok mengalami kenaikan. Seperti cabai rawit Rp 90 ribu per kilogram naik drastis dar harga biasa Rp 20 ribu per kilogram.

Adapaun cabai merah terpantau naik dari harga Rp 25 ribu per kilogram, kini Rp 47 ribu per kilogram.

Ayam dengan harga Rp 65 ribu per ekor dari harga sebelumnya Rp 60 ribu per ekor. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved