Breaking News:

Jalan Desa Tak Diperhatikan Pemda Mamasa, Warga & Mahasiswa Gotong Royong Perbaiki Jalan

Karena prihatin kondisi jalan itu, warga diinisiasi Ikatan Persaudaraan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sesenapadang (IP-PPMS) lakukan aksi gotong-royong.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Warga dan mahasiswa gotong-royong perbaiki jalan penghubung desa di Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Kamis (23/12/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat, terutama bagi warga di pelosok desa.

Namun, apa jadinya jika urat nadi perekonomian masyarakat tak memadai dan terkesan diabaikan.

Seperti jalan penghubung Desa Paladan, Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Jalan penghubung Desa Paladan dan Desa Malimbong menjadi sorotan masyarakat.

Warga dan mahasiswa gotong-royong perbaiki jalan penghubung desa di Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Kamis (23/12/2021).
Warga dan mahasiswa gotong-royong perbaiki jalan penghubung desa di Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, Kamis (23/12/2021). (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Pasalnya, sejak dirintis 12 tahun lalu, pembangunan jalan ini belum ditingkatkan.

Akibatnya, saat musim hujan, jalan berubah sepeti sawah lantaran belum diaspal dan drainasenya tidak dibangun.

Karena prihatin kondisi jalan itu, warga diinisiasi Ikatan Persaudaraan Pemuda Pelajar Mahasiswa Sesenapadang (IP-PPMS) lakukan aksi gotong-royong.

Hasrianto Demmalino, salah satu dari anggota IP-PPMS mengatakan, pihaknya terpaksa menginisiasi gotong-royong perbaikan jalan lantaran sangat memprihatinkan.

Padahal menurut dia, jalan ini hanya sepanjang 3,5 Km.

Baca juga: Seorang Warga Batupanga Polman Dilaporkan Hanyut Terbawa Arus Sungai Maloso

Baca juga: Tangis Nia Ramadhani Pecah, Dengar Tuntutan Jaksa 12 Bulan Rehabilitasi di RSKO Cibubur

"Kami terpaksa bergotong-royong memperbaiki jalan dengan alat seadanya karena tidak diperhatikan pemerintah," kata Hasrianto kepada Tribun-Sulbar.com, via Whatsapp, Kamis (23/12/2021).

Ia berharap pemerintah daerah menepati janjinya memperbaiki jalan tersebut.

"Pemerintah sudah berjanji bahwa jalan ini akan dibeton, tapi sampai sekarang belum ada realisasi," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved