Breaking News:

Diskoperindag Majene Minta Pedagang Tak Naikkan Harga, Jumriani: Mahal Barang Tidak Habis

"Pasar murah dalam waktu dekat tidak ada, nanti tahun 2022 lagi ada anggaran," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Penulis: Masdin | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Kevin (38) melayani pembeli tomat di lods Pasar Sentral Majene, Rabu (22/12/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskoperindag) Kabupaten Majene minta pedagang di Pasar Sentral Majene kontrol harga barang.

"Jangan terlalu mahal karena memberatkan pembeli," ujar Kepala bidang (Kabid) Perdagangan Diskoperindag Majene, Jumriani, Kamis (23/12/2021).

Menurutnya dengan memberikan harga yang tidak terlalu mahal maka barang yang dijual akan cepat habis.

"Ujungnya jika harga mahal ya barang tidak habis," tambahnya.

Baca juga: Fasilitas PPLP Kian Lengkap, Idris Berhapar Atlet Binaan Pemprov Ukir Banyak Prestasi

Langkah tersebut menurutnya bisa menekan harga barang, termasuk di Pasar Sentral Majene.

"Memberikan sosoalisasi ke pedangan agar tidak terlalu menaikan harga barangnya," harapnya.

Alasan lain menurut Jumariani, jika para pedagang tidak mengontrol harga barang yang mereka jual, akan menyebabkan inflasi.

"Ini bisa menyebabkan inflasi," tegasnya.

Disamping menghimbau pedagan agar tidak menaikan harga barang yang terlampau tinggi.

Diskoperindag mengaku telah berupaya melakukan pemantauan penyaluran barang.

"Secara tidak langsung kami juga turun mengawasi pendistribusian barang," tandasnya.

Jumriani menuturkan belum ada anggaran untuk menggelar pasar murah jelang natal dan tahun baru 2022.

"Pasar murah dalam waktu dekat tidak ada, nanti tahun 2022 lagi ada anggaran," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Masdin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved