Breaking News:

Sengketa Pilkades Mamasa

Alasan Demi Ketentraman Desa Panetean, Cakades Fikal Hanya Pasrah Jika Harus Pemungutan Suara Ulang

Karena dianggap bermasalah, penetapan calon terpilih kedua desa itu masih menunggu keputusan bupati.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Ilham Mulyawan
samuel/Tribun-Sulbar.com
Calon kepala desa terpilih desa panetean, Fikal/Semuel Mesakaraeng 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Dua desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) terancam Pungutan Suara Ulang (PSU).

Dua desa yang dimaksud yakni Desa Salualo, Kecamatan Mambi dan Desa Pantetean, Kecamatan Aralle.

Kedua desa ini terancam PSU lantaran dianggap bermasalah saat pemungutan suara pada pemilihan kepala desa serentak 8 Desember 2021 lalu.

Karena dianggap bermasalah, penetapan calon terpilih kedua desa itu masih menunggu keputusan bupati.

Empat calon dari dua desa tersebut telah dimediasi di Ruang Pola Kantor Bupati Mamasa.

Namun, Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi belum memberi solusi terkait penyelesaian sengketa tersebut.

Tetapi, digadang-gadang keduanya akan dilakukan PSU.

Calon Kepala Desa Terpilih Desa Panetean, Fikal, seakan pasrah jika pemilihan harus diulang.

Fikal menjelaskan, hasil pemilihan di desanya digugat lantaran dianggap ad masalah pada daftar pemilih tetap (DPT).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved