Breaking News:

Videotron Majene

Terkendala Biaya, Alasan Videotron Majene Belum Dioperasikan

Meski sudah berdiri kokoh, nampak kedua videotron tersebut belum beoperasi hingga saat ini, Selasa (21/12/2021).

Penulis: Masdin | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar.com/Masdin
Salah satu videotron berada di simpang lima Masjid Ilaikal Mashir, Jl Ahmad Yani Passangrahan Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dua videotron telah dibangun di Majene, Sulawesi Barat.

Videotron tersebut berada di simpang lima Masjid Ilaikal Mashir, jl Ahmad Yani Passangrahan Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae.

Sedangkan satu videotron lagi berada di Jl Sultan Hasanuddin Nomor 1 Lutang, Kelurahan Tande Timur, Kecamatan Banggae Timur.

Baca juga: Pemkab Majene Usul Anggaran Videotron Rp 5,8 Miliar di 2022, Ketua DPRD: Bukan Nilai Sedikit

Baca juga: Empat Alasan Mahasiswa Tolak Pembangunan Videotron Majene Dilanjutkan

Tepat di perbatasan Kabupaten Majene dan Kabupaten Polewali Mandar.

Meski sudah berdiri kokoh, nampak kedua videotron tersebut belum beoperasi hingga saat ini, Selasa (21/12/2021).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Majene, Ir H Ahmad Rafly Nur, mengungkapkan ada kendala sehingga dua videotron itu belum beroperasi.

"Ada kendala teknis, terutama persoalan pembiayaan," kata Ahmad Rafly Nur, saat ditemui di ruangan kerjanya Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Pangali-ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Selasa (21/12/2021).

Ahmad Rafly menuturkan, Pemda Majene belum bisa memenuhi apa yang diharapkan oleh PT Ilugroup Multimedia Indonesia untuk penayangan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Kabupaten Majene, Ir H Ahmad Rafly Nur
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kadis Kominfo) Kabupaten Majene, Ir H Ahmad Rafly Nur, ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (21/12/2021)

"Mungkin kerana bulan Desember anggarannya belum ada," tuturnya.

Meski begitu, pihaknya tengah melakukan koordinasi terkait hal tersebut.

"Saat rapat, bupati inginkan agar dikonsultasikan ke BPKP Sulbar. Nanti setelah dari BPKP kita lihat bagaimana arahannya," tambanya.

Ditargetkan, pengoperasian videotron tersebut akan dilakukan di tahun 2022 nanti.

"Tahun depan (2022), kan kita sementara penyusunan anggaran," tandasnya.

Sebelumnya dari keterangan Kadis Kominfo Majene menuturkan videotron telah diuji coba dan bebera perusahaan berniat untuk penayangan iklan.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Masdin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved