Breaking News:

Pilkades Mamasa

Sengketa Pilkades Berkahir, Dua Desa di Mamasa Terancam Pemungutan Suara Ulang

"Kami datang mempertanyakan kenapa tidak ada jawaban dari panitia, atas sanggahan yang kami masukkan," ujar Sukarman.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Warga Desa Salualo, Kecamatan Mambi, Mamasa datangi kantor dinas PMD 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), belum memiliki regulasi.

Meski begitu, dua dari 48 desa yang ikut pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 8 Desember 2021 lalu, berpotensi PSU.

Dua desa yang dimaksud yaitu Desa Salualo, Kecamatan Mambi dan Desa Panetean, Kecamatan Aralle.

Dua desa sebelumnya disanggah lantaran dinilai terdapat kecurangan saat pemungutan suara.

Baca juga: Pilkades Desa Pokkang Mamuju: Panitia Lima Pusatkan TPS di Kantor Desa, Berikut Jadwal Memilih

Baca juga: Keluarga TKW Polman Meninggal di Riyadh Masih Bertanya-tanya Penyebab Almarhumah Pendarahan Otak

Pada pemungutan suara sebelumnya, terdapat sejumlah alasan yang menjadi dasar sehingga mengajukan PSU.

Satu diantaranya adalah persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Saat pemungutan suara, diduga terdapat pemilih yang bukan merupakan warga di desa itu.

Seperti yang terjadi di Desa Salualo, Kecamatan Mambi.

Di desa itu, salah satu calon diduga memobilisasi warga dari luar daerah untuk memilih.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang warga, Anwar saat dikonfirmasi, di Kantor Dinas PMD Mamasa, Rante-rante, Selasa (21/12/2021).

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved