Breaking News:

TKI Polman

Organ Tubuh TKI Asal Polman Diambil Tanpa Izin, Keluarga: Kecuali Usus & Matanya

Menurut Daflam keluarga almarhum Saidiman Hamal, seluruh organ tubuhnya telah diambil.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
keluarga korban
Bekas jahitan di tubuh TKI Asal Polman 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN - Keluarga Saidiman Hamal, seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) meminta pemerintah dan aparat kepolisian mengusut kematian almarhum.

Permintaan itu karena jenazah TKI Polman Saidiman Hamal diterima dalam kondisi tidak wajar.

Dibagian dada jenazah terlihat tanda jahitan diduga bekas proses bedah.

Menurut keluarga almarhum, Fadlan, seluruh organ tubuhnya telah diambil.

"Diangkat semua, kecuali usus dan matanya," ucap Fadlan dan diamini istri almarhum Herlina kepada wartawan saat ditemui di rumah duka.

Keluarga sangat menyangkan karena perlakuan terhadap jenazah tanpa sepengetahuan dan seizin pihak keluarga.

Mereka baru mengetahui jenazah saidiman setelah melalui proses bedah.

"Kami baru tau setelah proses bedah. Tidak ada pemberitahuan sejak awal, " ucap

Saidiman diceritakan meninggal sebuah kapal perusahan tangkap ikan di Kinabalu Saba Malaysia pada 1 Desember 2021 lalu.

Setelah itu jenazah dibawa ke rumah sakit.

Di rumah sakit kemudian disebut mendapat perlakuan tidak wajar.

Menurut Fadlan alasan mereka membedah tubuh jenazah keluarga, sebagai syarat agar bisa dipulangkan ke tanah air.

Kejanggalan lain ditemukan keluarga, karena pada saat jenazah akan dipulangkan, pihak perusahaan, tempat almarhum berkerja melarang untuk membuka pembungkus jenazah.

Mereka meminta agar jenazah langsung dimakamkan. Jenazah almarhum di Makamkan di Dusun Karama pada Selasa siang. (San)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved