warga marano terisolir
Jalan ke Marano Kembali Tertimbun Longsor, Warga Terisolir Minta Pemerintah Kirim Alat Berat
Ia mengatakan, saat ini jalan tersebut tidak bisa dilalui dan warga sementara terisolir tidak bisa keluar.
Penulis: Abd Rahman | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondisi-Terkini-akses-jalan-UPT-Marano-tertimbun-longsor.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,MAMUJU - Hujan deras mengguyur Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) Senin (20/12/2021) kemarin.
Menyebabkan akses jalan ke Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Marano, Kelurahan Sinyonyonyi, Kecamatan Kalukku, kembali longsor.
Material longsor menutupi akses jalan menuju perkampungan Marano.
Kejadian longsor sekitar pukul 20:00 Wita, Senin (21/12/2021) malam.
Hal tersebut diungkapkan Nur Intan kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (22/12/2021).
"Hujannya mulai kemarin sampai pagi, jadi jalan kembali longsor," tulis Intan via WhatsApp kepada Tribun-Sulbar.com.
Ia mengatakan, saat ini jalan tersebut tidak bisa dilalui dan warga sementara terisolir tidak bisa keluar.
"Saya pulang dari Makassar tadi pagi, ojek belum bisa menjemput saya karena tidak bisa dilewati," ungkapnya.
Dikhawatirkan, longsor semakin parah apalagi sudah sering hujan.
Bahkan, jalan di lokasi longsor tersebut sudah mulai terkikis akibat longsor terus terjadi.
Dia berharap, pemerintah bisa melakukan tindakan untuk memberikan bantuan alat berat untuk membuka akses jalan. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman