Breaking News:

Haji dan Umrah

Syarat Umrah Ketat Ditambah Munculnya Omicron, Garuda Indonesia Tunda Penerbangan untuk Umrah

Keputusan ini diambil usai adanya imbauan Presiden Joko Widodo agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Editor: Ilham Mulyawan
kompas.com
Desain masker pada badan pesawat Garuda Indonesia 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) beberapa waktu mengumumkan bahwa akses umrah ke Tanah Suci sudah dibuka.

Kemenag bahkan telah menyiapkan skenario penyelenggaraan ibadah umrah dan haji.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyatakan skenario itu meliputi sebelum keberangkatan, ketika berada di Arab Saudi, dan saat tiba di Tanah Air.

Namun, Kemenag membatalkan pemberangkatan jamaah umrah pada 23 Desember 2021.

Keputusan ini diambil usai adanya imbauan Presiden Joko Widodo agar masyarakat tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Dengan alasan mengutamakan aspek perlindungan jamaah di tengah pandemi Covid-19, apalagi setelah adanya varian baru Omicron.
Sehingga keberangkatan umrah kembali ditunda hingga awal 2022.

Hal ini juga membuat maskapai penerbangan Garuda Indonesia turut memutuskan menunda penerbangan umrah ke Jeddah, Arab Saudi.

Penundaan itu seiring dengan semakin ketatnya syarat umrah di tengah perkembangan kasus Covid-19 di beberapa negara.

"Saat ini umrah belum dibuka, keadaan masih cukup berat, kami putuskan untuk tidak terbang dulu," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam Public Expose Garuda Indonesia, Senin (20/12/2021).

Ia mengungkapkan, awalnya Garuda Indonesia berencana melakukan penerbangan untuk umrah pada 23 Desember 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved