Breaking News:

Muktamar NU

Suara PCNU Mengerucut ke Salah Satu Calon, Peluang Terjadi Aklamasi di Muktamar NU?

Persaingan menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar NU ke 34 semakin ketat. Dua calon utama merasa percaya diri bakal jadi Ketua PBNU.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
tribunlampung.co.id
ILUSTRASI Banner Muktamar NU yang terpasang di jalan. Pembukaan Muktamar NU di Lampung Tengah akan dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang diagendakan di Lampung pada 22-23 Desember 2021 akan mengagendakan juga pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar NU (PBNU).

Kedua calon utama saat ini, yakni Yahya Cholil Staquf dan Said Aqil Siraj diprediksi bakal berlangsung secara ketat.

Kedua calon tersebut bahkan memiliki dukungan mayoritas lebih dari 400 hak suara Pengurus Cabang NU (PCNU).

Keduanya pun bahkan optimis bakal memenangi pemilihan dan menjadi Ketua PBNU.

Akan tetapi, diprediksi akan terjadi aklamasi terhadap pemilihan Ketua PBNU tersebut.

Muktamar NU bisa aklamasi, Gus Yahya dan Said Aqil
ILUSTRASI Muktamar NU bisa aklamasi, Gus Yahya dan Said Aqil saling klaim raih suara mayoritas.

Baca juga: PCNU Mamuju Akan Kirim Tiga Rekomendasi Ikut Muktamar PBNU, Meski Belum Terima Undangan

Baca juga: Muktamar NU Ke-34 Dimulai 23 Desember, Prokes Ketat dan Hanya Sebar 1.995 Undangan

Sebab, dukungan yang diberikan oleh PCNU telah mengerucut ke salah satu calon.

Mengingat, sejumlah pengurus cabang ataupun wilayah sudah memantapkan suara dan secara terang-terangan mendukung salah satu kandidat.

Rencananya, wakil presiden Ma'ruf Amin akan hadir dalam sidang pleno pemilihan Rais Aam di GSG, Universitas Lampung (Unila).

Setelah pemilihan Rais Aam selesai maka pada Kamis (23/12/2021) malam akan dilanjutkan dengan pemilihan Ketua Umum PBNU.

Pengamanan dari pihak kepolisian

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved