Breaking News:

Gugatan Presidential Threshold Berulangkali Ditolak, Usulan Gatot Nurmantyo?

Polemik presidential treshold yang digugat oleh sejumlah kalangan yang ada di Indonesia.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
(KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES)
Gatot Nurmantyo (KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Ketentuan soal ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden atau presidential treshold kini tengah mendapat gugatan dari sejumlah kalangan.

Presidential treshold adalah ambang batas perolehan suara yang harus diperoleh partai politik (parpol) dalam suatu pemilihan umum (pemilu) untuk dapat mengajukan calon presiden.

Sejumlah kalangan yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) meminta agar ketentuan presidential treshold yang tertuang dalam Pasal 222 UU Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilu dihapus.

Dalam UU Nomor 17 Tahun 2017 disebutkan pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memenuhi syarat perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR.

Salah satu pihak yang mengajukan gugatan ke MK adalah mantan Panglima TNI yakni Gatot Nurmantyo.

Ambang batas presiden
ILUSTRASI Ambang batas presiden

Baca juga: Presidential Threshold Digugat Ke Mahkamah Konstitusi, Ketua DPR Puan Maharani Cuek

Baca juga: Terkait Presidential Threshold, Muhammad: Seharunya Pemilihan Serentak Itu Menjadi Nol Persen

Gatot Nurmantyo melayangkan gugatan tersebut ke MK tertanggal 7 Desember 2021.

Akan tetapi, hingga kini MK belum memulai persidangan terekahir perkara itu.

Tak hanya sekali ini saja ketentuan yang berkaitan dengan presidential treshold digugat.

Ketentuan tentang ambang batas itu sebelumnya juga pernah digugat ke MK dan telah berulang kali juga ditolak.

Sebelumnya, Rizal Ramli mantan Menteri Koordinator Kemaritiman juga pernah melakukan gugatan ke MK pada September 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved