Breaking News:

Menular Lebih Cepat, Kenali Gejalan dan Pencegahan Covid-19 Varian Omicron, Sudah Masuk Indonesia

Hal tersebut disampaikan langsung Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melalui press rilis secara virtual 15 Desember 2021.

Editor: Nurhadi Hasbi
kompas.com
ILUSTRASI Varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Petugas kebersihan Wisma Atlet inisial N menjadi orang pertama terdeteksi positif Covid-19 varian Omicron.

Hal tersebut disampaikan langsung Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin melalui press rilis secara virtual 15 Desember 2021.

Akibat seorang petugas kebersihan terkonfirmasi varian Omicron, Wisma Atlet diisolasi selama tujuh hari ke depan.

“Kementerian Kesehtan tadi malam telah mendeteksi ada seorang pasien N inisialnya, terkonfirmasi Omicron pada tanggal 15 Desember 2021,” ungkapnya dikutip dari Tribunnews.com.

Karena covid-19 varian Omicron yang disebut penyebarannya lebih cepat mendapat respon positif dari pemerintah.

Gejala Penderita Covid-19 Varian Omicron

Dikutip Tribunnews dari goodto.com, GP dan pimpinan dari South African Medical Association, Angelique Coetzee adalah orang yang pertama kali mendeteksi varian Omicron.

Dia mengungkapkan, penderita yang terserang varian Omicron akan mengalami lelah yang sangat akut, tubuh merasa sakit, dan sakit kepala.

Selain itu ia juga mengungkapkan gejala ketika terkena varian Omicron berbeda dengan varian sebelumnya.

Angelique mengungkapkan tidak ada gejala umum Covid-19 seperti sakit tenggorokan, batuk, atau kehilangan indra penciuman dan perasa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved