Breaking News:

Pilkades Mamasa

Dugaan Money Politik Pilkades Mamasa, Kades Pasembuk Akui yang Bagi Uang Tim Suksesnya

Sedikitnya enam desa dari 48 desa yang menyelenggarakan pemilihan serentak masih sengketa lantaran diduga bermasalah.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun Sulbar / Samuel Mesakaraeng
Guntur, panitia pilkades desa Pasembuk saat dikonfirmasi usai melapor di Dinas PPMD Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hasil pemilihan kepala desa serentak sejumlah desa di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), masih menjadi sengketa.

Sedikitnya enam desa dari 48 desa yang menyelenggarakan pemilihan serentak masih sengketa lantaran diduga bermasalah.

Enam diantaranya adalah Desa Salukona, Kecamatan Tabang, Desa Panetean, Kecamatan Aralle, Desa Salualo, Kecamatan Mambi, Desa Saluahok dan Kecamatan Mehalaan.

Selanjutnya Desa Rantekamase, Kecamatan Sumarorong dan Desa Pasembuk, Kecamatan Mehalaan.

Dari enam desa satu desa disanggah lantaran diduga ada money politik.

Baca juga: Kasat Reskrim Polres Mamasa Bilang Begini Soal Laporan Politik Uang Desa Pasembuk

Baca juga: Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan Anak Anggota DPRD Mamasa

Yakni Desa Pasembuk, Kecamatan Mehalaan.

hasil itu disanggah warga lantaran diduga terjadi money politik sebelum jadwal pencoblosan.

Di mana diduga salah satu tim sukses calon petahana membagikan uang kepada calon pemilih.

Mirisnya, tim sukses diketahui bernama Hariadi, memberikan uang kepada salah satu panitia tingkat desa bernama Guntur.

Menurut Guntur, uang sebesar Rp 1,5 juta diberikan agat ia memilih calon petahana ada jadwal pencoblosan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved