Breaking News:

Menag Siapkan Tiga Langkah Strategis Atasi Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Agama

Kemenag menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengatasi masalah kekerasan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan agama.

Penulis: Al Fandy Kurniawan | Editor: Ilham Mulyawan
Tangkapan layar dari laman kemenag.go.id
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas luncurkan program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) 

TRIBUN-SULBAR.COM - Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan tiga langkah untuk mengantisipasi kekerasan seksual di lembaga pendidikan agama.

Langkah strategis ini adalah sebagai respons dari maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi di beberapa lembaga pendidikan agama.

Pihak Kemenag akan melakukan investigasi terhadap lembaga pendidikan agama.

Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama (Menag) menilai kasus kekerasan seksual yang terjadi di beberapa lembaga pendidikan agama dapat merugikan agama dan anak-anak bangsa.

Selain itu, pihak Kemenag akan menjalin kerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), kepolisian serta pihak terkait lainnya dalam menangani masalah ini, termasuk dalam proses investigasi.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qiumas saat mengunjungi Arab Saudi beberapa waktu lalu
Menteri Agama Yaqut Cholil Qiumas saat mengunjungi Arab Saudi beberapa waktu lalu (Kemenag RI)

Baca juga: Menag Minta Kegiatan Ibadah Natal di Gereja Tak Lebih dari 50 Persen Kapasitas Ruangan

Baca juga: Kemenag Minta Masyarakat dan Ormas Kedepankan Sikap Saling Menghormati Selama Nataru

Menag Yaqut mengaku khawatir atas fenomena kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini di beberapa lembaga pendidikan agama.

Dirinya menilai jika kasus-kasus tersebut layaknya fenomena gunung es.

"Kami mau selesaikan ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus. Kita mohon dukungan, kita bisa tuntaskan permasalahan ini dengan cepat."

"Ini bukan hanya merugikan Islam, tapi juga anak-anak yang menjadi korban dan keluarga mereka, kasihan sekali," ujar Menag Yaqut.

"Proses investigasi sudah mulai berjalan. Saya minta seluruh jajaran untuk secepatnya melaporkan kepada saya temuannya, supaya bisa segera diambil langkah," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved