Breaking News:

ASN Terima Bansos

Djusman AR: Selain Kembalikan Bantuan, ASN Penerima Bansos di Polman Harus Kena Sanksi

Jusman meminta pemerintah setempat menyelidiki dengan mendalam terhadap ASN yang terbukti menerima bantuan.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
Djusman AR
Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi, Djusman AR 

TRIBUN-SULBAR. COM, POLMAN - Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi,
Djusman AR turut angkat bicara terkait penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) tidak tepat sasaran.

Tercatat ada 69 aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Polman masuk dalam daftar penerima bantuan yang bukan haknya.

"Jika oknum terdaftar sebagai penerima,  ini bukan lagi kekeliruan , tapi adalah kesalahan yang fatal," kata Jusman AR kepada tribun melalui telepon selulernnya.

Jusman meminta pemerintah setempat menyelidiki dengan mendalam terhadap ASN yang terbukti menerima bantuan.

"Siapa yang bertanggung jawab pasti di bagian pendataan. Tapi tidak tepat menyalahkan tunggal kepada si pendata, tapi harus dimintai pertanggungjawaban kepada oknum ASN, " tegasnya.

Oleh karena itu, sahabat mantan Ketua KPK Abraham Samad ini meminta agar ASN yang  menerima bantuan yang bukan haknya, tidak cukup dengan hanya diberikan sanksi pengembalian.

Tetapi oknum ASN yang terbukti harus dikenakan sanksi  disiplin dan didorong sampai kerana hukum.

"Kenapa ? karena oknum ASN tentu tau bahwa  tau tidak berhak menerima, " ujarnya.

Jusman mengatakan penyaluran bantuan sosial yang tidak tepat sasaran harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved