Breaking News:

Universitas Sulawesi Barat

Unsulbar Bersama Kemdikbudristek Beri Edukasi Pembuatan VCO kepada Warga Desa Tamangalle Polman

Membahas tentang pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), sebagai salah satu alternatif pencegahan virus Covid-19

Editor: Ilham Mulyawan
Dokumentasi Unsulbar
Pemateri dan para peserta foto bersama usai kegiatan pendampingan, terhadap kelompok kader kesehatan Desa Tamangalle, kecamatan balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada 10 Desember lalu. Kegiatan ini dilaksanakan sivitas akademika Universitas SUlawesi Barat bersama Kemendikbudristek 

TRIBUN-SULBAR.COM - Sivitas Akademika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek) menggelar kegiatan pendampingan, terhadap kelompok kader kesehatan Desa Tamangalle, kecamatan balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada 10 Desember lalu.

Membahas tentang pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO), sebagai salah satu alternatif pencegahan virus Covid-19.

Materi dibawakan Dosen Fakultas Ekonomi Unsulbar, Akbar Azis, SE.MM dengan materi Pentingnya Laporan Keuangan Usaha.

Pemateri dari Unsulbar sedang memberi penjelasan kepada para peserta
Pemateri dari Unsulbar sedang memberi penjelasan kepada para peserta

Akbar menuturkan, dalam suatu usaha yang dilakukan, perlu laporan keuangan yang sangat terperinci.

Dimulai pembukuan dengan pencataan yang rapi, mulai laporan laba rugi, kemudian laporan perubahan modal, laporan neraca hingga arus kas.

"Karena ini akan membantu perusahaan menilai kondisi keuangan perusahaan dalam periode tertentu. Menyajikan informasi atau data-data yang komprehensif mengenai kedudukan keuangan perusahaan," ujarnya.

Materi lalu dilanjutkan oleh Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat, Wulan Ayuandiani, SE, MM dengan materi cara membuat laporan keuangann sederhana.

Para peserta pendampingan,
Para peserta pendampingan, terhadap kelompok kader kesehatan Desa Tamangalle, kecamatan balanipa, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) pada 10 Desember lalu.

Dilanjutkan materi ketiga dari Haeruddin Hafid, yang juga tercatat Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Sulawesi Barat dengan materinya membahasa tentang pentingnya perencanaan kerja.

Kepala Desa Tamangalle, Abdul Malik mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan sivitas akademika Unsulbar bersama Kemdikbudristek.

"Saya sebagai kepala desa berharap, warga bisa melanjutkan pengolahan usaha dengan lebih baik usai mengikuti pelatihan ini.

"Sehingga output-nya tentu usaha-usaha yang dilakukan, bisa menjadi salah satu pendorong peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Tamangalle. Apalagi desa ini termasuk desa yang cukup berkembang di Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar," ungkapnya.

Kegiatan ini turut pula dihadiri Sekretaris Desa (Suaib) hingga Masyarakat Desa Tamanagalle. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved