Breaking News:

Pilkada Polman

Teman Aji Assul Deklarasi, Maenunis: Jauh Lebih Efektif Dibanding Pasang Baliho

Direktur Logos Politika menyebut apa yang dilakukan komunitas Teman Aji Assul tersebut adalah hal positif dalam berdemokrasi.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Munawwarah Ahmad
Relawan Aji Assul
Relawan Aji Assul saat deklarasi dukungan ke H Samsul Mahmud maju di Pilkada Polman 2024. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pendukung H Samsul Mahmud Ketua DPD Golkar Polman deklarasi dengan nama Teman Aji Assul, Sabtu, (11/12/2021) kemarin.

Komunitas relawan Teman AJi Assul berasal dari sepuluh desa, satu kelurahan se-Kecamatan Binuang, Kabupaten Polman Sulawesi Barat (Sulbar).

Direktur Logos Politika menyebut apa yang dilakukan komunitas Teman Aji Assul tersebut adalah hal positif dalam berdemokrasi.

Baca juga: UPDATE Diduga ODGJ Bacok Warga di Majene Ternyata Pendatang & Konsumsi Obat

Baca juga: Buntut Demo Warga, Dinas PMD & Tim Seleksi Cakades Mamuju Dipanggil DPRD Hari Ini

"Meskipun hanya partai politik yang punya kewenangan mengusung calon di Pilkada, akan tetapi adalah hal positif dalam berdemokrasi jika dorongan dari akar rumput itu juga ada," kata Maenunis.

Lanjutnya, pertimbangan politik partai seharusnya mendapat penguatan dari masyarakat, meskipun dalam keputusannya mungkin berbeda tapi dorongan dua arah itu bisa menjadi simulator. 

Dorongan relawan seperti Teman Aji Assul itu adalah hal positif patut diapresiasi.

Sementara, terkait masih jauhnya Pilkada yang baru akan dihelat pada November 2024, Maenunis menyebutnya sebagai dua hal yang berbeda.

"Itu dua hal yang berbeda. Yang masih jauh itu pencoblosan. Sedangkan substansi Pilkada ataupun Pemilu itu harus dipahami sebagai bagian dari sebuah proses berdemokrasi," ungkap Maenunis.

Disitu ada unsur pendidikan politiknya, ada partisipasi publiknya, ada progres transisi politik dan pemerintahannya dan lain-lain. 

"Jadi keliru itu kalau kita memahami Pilkada hanya sebatas partai apa mendukung siapa, ataupun hanya sekedar pencoblosan saja," Beber Maenunis.

Menurutnya, deklarasi dukungan dari relawan menciptakan efek multiplayer dari dua sisi politis dan elektoral trend.

"Deklarasi relawan itu bisa jadi multiplayer effect. Jauh lebih efektif dibanding pasang baliho ataupun APS lainnya. Meskipun baliho bisa menjadi alat pengenalan kandidat tapi sifatnya pasif dan pesan politiknya juga hambar. Berbeda kalau menggunakan instrumen aktif seperti relawan," bebernya.

Relawan efektif menjadi alat komunikasi sekaligus menjadi marketing baik sisi politis ataupun elektoral kandidat.

Maenunis juga menyebut tingkat respon masyarakat terhadap progres pengenalan kandidat lebih menyukai komunikasi langsung dibanding alat peraga sosialisasi (APS).

"Dalam survey juga ditemukan bahwa masyarakat lebih menyukai komunikasi langsung kandidat ataupun relawan atau tim dibandingkan APS. Masyarakat itu lebih membutuhkan komunikasi verbal dibanding non verbal," tandasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved