Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Fisip Unsulbar

Peneliti Litbang Kompas: Data Berperan Besar Meningkatkan Kualitas Pemuli dan Demokrasi

"Dalam pengambilan keputusan, bukan saatnya lagi mengedepankan rasa, tapi harus berbasis data," kata Yohan.

Tayang:
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Peneliti Litbang Kompas: Data Berperan Besar Meningkatkan Kualitas Pemuli dan Demokrasi
tangkapan layar
Webinar nasional Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulbar) menuju Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mendatang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan webinar nasional menuju Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Senin (13/12/2021).

Webinar dengan tema "Satu data untuk terwujudnya Pemilu yang berkualitas" menghadirkan sejumlah narasumber, baik dari DPR RI, KPU RI, Bawaslu RI serta komisioner KPU Sulbar.

Para narasumber yakni Ketua Komisi II DPR-RI Ahmad Doli Kurnia T, Komisioner KPU RI Viryan Aziz, Komisioner Bawaslu RI Fritz Edward, Peniliti Litbang Kompas Yohan Wahyu, dan Komisioner KPU Sulbar Farhanuddin.

Dalam webinar tersebut, Komisioner KPU RI Koordinator Divisi Data memaparkan posisi vital data di era sekarang dibandingkan pemilu sebelumnya. Apalagi dalam membangun kepercayaan publik.

"Pengembangan digitalisasi pemilu dengan berpegang pada prinsip antara lain jaminan keamanan digital dan data pemilu terbuka," kata Viryan.

Sementara itu, peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu menambahan, dengan data yang valid dan akurat akan berperan sangat besar dalam meningkatkan kualitas pemilu dan demokrasi secara umum.

"Dalam pengambilan keputusan, bukan saatnya lagi mengedepankan rasa, tapi harus berbasis data," kata Yohan.

Ia menjelaskan, jurnalis atau media saat ini terus mengembangkan jurnalisme presisi yang lebih detail, akurat, dengan menempatkan data sebagai hal yang pokok.

Anggota Bawaslu RI, Fritz Edward, memaparkan tentang pengawasan pemilu berbasis data.

Menurutnya validitas data akan menjadi penentu kualitas pelaksaan tugas Bawaslu melakukan pengawasan.

Sementara itu, Anggota KPU Sulawesi Barat, Farhanuddin menjelaskan tentang upaya KPU dalam memberikan akses ke masyarakat secara umum untuk mengakses data terkait kepemiluan.

"Misalnya tentang regulasi kepemiluan, teman-teman dosen, peneliti, jurnalis atau mahasiswa yang butuh, dapat mengunjungi webisite JDIH KPU," kata Farhan yang juga dosen non aktif Program Studi Ilmu Politik, Unsulbar.(*)

Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved