Breaking News:

3 Ribu Data Penerima Bansos di Polewali Bermasalah, Kadinsos Wanti-wanti Kepala Desa

"Ini juga kita tidak tau, karena ini usulan dari bawa. Usulan itu dari musyawarah desa. Insya Allah 2022 tidak ada lagi seperti itu," ucapnya.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Hasan Basri
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polman, Azwar Jasin 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menemukan data bermasalah sebagai penerima bantuan sosial (Bansos).

"Kemarin kita sudah melakukan verifikasi, karena sudah lama sekali ini DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial)," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polman, Azwar Jasin kepada wartawan, Senin (13/12/2021).

Verifikasi data penerima Bantuan Sosial dilakukan di 51 desa di Kabupaten Polewali Mandar dengan total 8.000 sebagai sampel penerima.

"Kita kembalikan ke desa untuk dicari data ini, apakah dia ada atau tidak ada. Belum kita suruh cari miskin atau tidak. Hasilnya ada sekitar 3000 lebih yang ditemukan bermasalah," ucapnya.

Baca juga: Menko Airlangga: PEN Terjadi Berkat Kolaborasi Sektor Swasta, Pemerintah dan Dukungan Internasional

Baca juga: Unik! Pengantin Pria Naik Dokar ke Rumah Mempelai Perempuan di Polewali

Ribua data penerima yang dianggap bermasalah, sebagian sudah meninggal, tidak berdomisili di Polman, bahkan ada berstatus sebagai aparatur sipil negara.

Menurut 3.000 data bermasalah itu sudah dicoret dan dikeluarkan sebagai penerima bantuan sosial.

Azwar mengaku tidak mengetahui penyebab sehingga orang meninggal dan ASN tercantum dalam daftar penerima ini.

"Ini juga kita tidak tau, karena ini usulan dari bawa. Usulan itu dari musyawarah desa. Insya Allah 2022 tidak ada lagi seperti itu," ucapnya.

Dengan temuan ini, Azwar berharap kepada pemerintah Desa serius melakukan verifikasi data penerima bantuan sosial.

"Tidak asal kirim, tapi melalui musyawarah desa untuk memastikan warganya masuk sebagai DTKS, " harapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved