Breaking News:

Kemenag Sulbar

Siswi MAN 1 Polman dan Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene Raih Award Anugerah Madrasah

Nursipatma menerima penghargaan sebagai siswi berprestasi nasional, dan masuk tiga besar mengalahkan nominator dari provinsi lain di Jakarta

Editor: Ilham Mulyawan
Kemenag Sulbar
Kepala Kemenag Sulbar Muflih Fattah 

TRIBUN-SULBAR.COM - Nursipatma, siswi kelas 12 MAN 1 Polewali Mandar dan Yusbar, guru sekaligus Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene, meraih penghargaan pada Malam Anugerah Madrasah Award Tingkat Nasional tahun 2021.

Nursipatma menerima penghargaan sebagai siswi berprestasi nasional, dan masuk tiga besar mengalahkan nominator dari provinsi lain di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Nursipatma, siswi kelas 12 MAN 1 Polewali Mandar dan Yusbar, guru sekaligus Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene, meraih penghargaan pada Malam Anugerah Madrasah Award Tingkat Nasional tahun 2021.
Nursipatma, siswi kelas 12 MAN 1 Polewali Mandar dan Yusbar, guru sekaligus Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene, meraih penghargaan pada Malam Anugerah Madrasah Award Tingkat Nasional tahun 2021. (kemenag Sulbar)

Sedangkan Yusbar sebagai guru menginspirasi nasional telah menerima penghargaan di hotel Holiday inn Jakarta sepekan sebelumnya.

Kepala kantor wilayah (Kakanwil) kementerian agama (Kemenag) Sulbar, H. M. Muflih B Fattah sangat mengapresiasi dan bangga atas torehan prestasi yang diraih siswi dan guru tersebut.

“Alhamdulillah ini suatu kebanggaan bagi masyarakat Sulbar bisa menjadi nominator tiga besar nasional siswi berprestasi dan Guru inspiratif di masa pandemi covid19. Atas nama Masyarakat Sulbar khususnya keluarga besar kanwil dan Madrasah," ujar Muflih.

Dia behrarap, torehan prestasi yang diukir keduanya dapat menjadi cambuk atau motivasi bagi siswa, guru dan madrasah lain untuk melakukan hal yang sama.

"Tetap berinovasi, berkreasi di tengah perjuangan melawan penyebaran covid19 dan 2 prestasi nasional ini merupakan kado terindah di akhir tahun 2021,” tambahnya.

Nursipatma telah memiliki sederet prestasi demi prestasi. ia pernah meraih Juara 1 Olimpiade Pahlawan Tingkat Provinsi Sulbar, Juara 1 Lawatan Sejarah Daerah Tingkat Provinsi Sulbar, Juara 1 Physic Fair UIN Alauddin Makassar dan Juara 3 Jejak Tradisi Daerah Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara. 

Sedangkan Yusbar dapat meraih predikat tersebut diatas, karena menginspirasi guru-guru untuk melakukan terobosan penerapan kurikulum berbasis project.

Misalnya, untuk mata pelajaran keterampilan dan seni, projectnya adalah menenun kain sutera, maka siswa diwajibkan membuat sarung sutera sebagai projectnya dan sekaligus sebagai pengganti ujian. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved