Jembatan Karataun
Jembatan Karataun Diresmikan, Tobaraq Desa Kalumpang: Kita Dukung Terus Program Pemerintah
Selain, jembatan Karataun terdapat juga 13 jembatan yang diresmikan secara simbolis oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Rabu (8/12/2021).
Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tobaraq-Desa-Kalumpang-Daniel-Sikobon-saat-ditemui-di-area-peresmian-jembatan-Karataun.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Tobaraq atau pemangku adat Desa Kalumpang, Daniel Sikobon, sangat bersyukur setelah jembatan Karataun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, diresmikan.
Jembatan Karataun dengan panjang 70 meter menghubungkan tujuh desa di Kecamatan Kalumpang.
Selain, jembatan Karataun terdapat juga 13 jembatan yang diresmikan secara simbolis oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Rabu (8/12/2021).
"Selama ada Kalumpang, barusan ada ini jembatan dan kami sangat bersyukur dibangunnya jembatan Karataun," kata Daniel, saat ditemui di area jembatan Karataun, Rabu (8/12/2021).
Lanjutnya, pernah ada jembatan di zaman belanda.
Namun, sudah tidak dipakai karena mulai rusak dan tidak layak untuk digunakan lagi.
"Jadi masyarakat di tujuh desa menyeberang lewat sungai sebelum ada jembatan ini," ungkap Daniel.
Dia juga mengungkapkan, akan selalu mendukung program pemerintah masuk di Kecamatan Kalumpang.
Khususnya di Desa Kalumpang.
"Kita harap semakin banyak perhatian pemerintah masuk di Desa Kalumpang," harapnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar meresmikan 14 jembatan di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulbar.
Turut hadir Direktur Utama Kalla Group Solihin Yusuf Kalla, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Anggota DPRD Sulbar, Firman Argo dan para rombongan PT Bukaka Group.
"Alhamdulillah 14 jembatan sudah diresmikan di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau," kata Ali Baal, usai meresmikan jembatan, Rabu (8/12/2021).
Lanjutnya, jembatan Karataun salah satu jembatan terbesar dibangun Kalla Group di Sulbar.
"Masyarakat sudah bisa merasakan manfaat adanya jembatan dan PT Bukaka Group juga bisa melanjutkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)," ungkap Ali Baal.
Ali mengaku sangat bersyukur karena pembangunan jembatan menggunakan pihak Kalla Group, tanpa dana pemerintah.
"Semoga ini bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Kalumpang dan Bonehau. Termasuk aktivitas ekonomi di masyarakat semakin meningkat dengan mudahnya akses transportasi," ujarnya.(*)
Laporan wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin