Breaking News:

Jalan Trans Sulawesi

Jalan Trans Sulawesi di Pesisir Kecamatan Sendana Kabupaten Majene Terancam Putus

"Kalau abrasi terus terjadi ini maka Jalan Trans Sulawesi terancam terputus," kata Camat Sendana, Harmawati.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Ist/Tribun-Sulbar.com
Camat Sendana, Hj Harmawati saat berkunjung di Desa Mosso Dua, Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar, Selasa (7/12/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Abrasi pesisir Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) masih terjadi hingga saat ini.

Akibatnya, Jalan Trans Sulawesi terancam terputus jika abrasi terus terjadi.

Hal tersebut, disampaikan Camat Sendana, Hj Harmawati saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (7/12/2021).

"Kalau abrasi terus terjadi ini maka Jalan Trans Sulawesi terancam terputus," kata Harmawati.

Lanjutnya, beberapa wilayah pesisir Kecamatan Sendana berdekatan Jalan Trans Sulawesi.

Baca juga: Ombak Besar Hantam Pesisir Kecamatan Sendana, Camat: Jalan Trans Sulawesi Bisa Terputus

Baca juga: Macet Hingga Satu Kilometer di Desa Onang Majene, Polisi Berlakukan Buka Tutup Jalur

Camat Sendana, Hj Harmawati saat berkunjung di Desa Mosso Dua, Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar, Selasa (7/12/2021).
Camat Sendana, Hj Harmawati saat berkunjung di Desa Mosso Dua, Kecamatan Sendana, Majene, Sulbar, Selasa (7/12/2021). (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Seperti, Desa Leppanga dan Lalatedong berdekatan Jalan Trans Sulawesi.

"Ini sangat mengkhawatirkan kalau beberapa hari kedepan abrasi terjadi maka Jalan Trans Sulawesi terancam terputus, kalau tidak ditangani cepat," ungkap Harmawati.

Ia mengungkapkan tidak tahu harus berbuat apa atas kejadian abrasi.

Pihaknya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas PU Majene.

"Mungkin karena lagi sibuk semua daerah Majene terdampak bencana, sehingga hingga saat ini belum ada penanganan serius di Kecamatan Sendana," bebernya.

Dia juga menghimbau kepada warga agar senantiasa waspada dan hati-hati saat beraktivitas.

Apalagi, kondisi cuaca saat ini masih ekstrem.

"Terutama daerah pesisir semoga lebih waspada dan hati-hati," tandasnya.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved