Bank Indonesia

Produk UMKM Mamuju, Minyak Mandar Akan Mejeng di Minimarket

"Kita beli dari luar kemudian dikemas sehingga nilai jualnya bagus," ungkap Rahma kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (4/12/2021).

Penulis: Abd Rahman | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman
Rahma Magfirah pelaku UMKM Minna Mandar di Mamuju saat hadir Kegiatan Gebyar Qris berlangsung di D'Maleo Hotel Mamuju Jl Yos Sudarso, Sabtu (4/12/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Mamuju hadir dalam memasarkan produk pada kegiatan Gebyar Qris Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Barat (Sulbar).

Kegiatan Gebyar Qris BI Sulbar berlangsung di D'Maleo Hotel Mamuju, Jl Yos Sudarso, Sabtu (4/12/2021).

Rahma Magfirah (24) pelaku usaha minyak goreng khas mandar atau dikenal dengan minyak mandar menjadi salah satu peserta.

Minyak mandar tersebut dari buah kelapa dan diproses menjadi minyak goreng yang khas.

Baca juga: Bangunan Pasar Salutambung Roboh dan Timpa Lima Unit Mobil, Tak Ada Korban Jiwa

Baca juga: Kemendag Pastikan Pasokan Kedelai Aman Saat Natal dan Tahun Baru, Harga Tahu Rp605 Per Potong

Rahma Magfirah pelaku UMKM Minna Mandar di Mamuju saat hadir Kegiatan Gebyar Qris berlangsung di D'Maleo Hotel Mamuju Jl Yos Sudarso, Sabtu (4/12/2021).
Rahma Magfirah pelaku UMKM Minna Mandar di Mamuju saat hadir Kegiatan Gebyar Qris berlangsung di D'Maleo Hotel Mamuju Jl Yos Sudarso, Sabtu (4/12/2021). (Tribun-Sulbar.com/Abd Rahman)

Rahma mengatakan, minyak mandar yang ia jual dibeli dari tempat produksi minyak di daerah Majene.

"Kita beli dari luar kemudian dikemas sehingga nilai jualnya bagus," ungkap Rahma kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (4/12/2021).

Ia mengaku, pemasaran minyak mandar ini langsung di pasarkan di toko oleh-oleh yang ada di Mamuju.

Karena, minyak mandar tersebut salah satu produk asli yang diproduksi secara tradiosional.

Sehingga, mengelurakan aroma yang khas dan banyak diminati masyarakat Sulbar.

"Alhamdulillah minyak ini banyak diminati masyarakat, bahkan pernah peminatnya sampai di Makassar," ujarnya.

Selain itu, ia juga memasarkan di media sosial Facebook dan Instagram.

"Untuk menambah penjualan kita juga pasarkan di media sosial," sebutnya.

Ia manambahkan, produksi minyak mandar akan masuk dalam toko retail modern.

"Kemarin kita sudah sosialiasi dengan pihak Indomaret dan mereka mendukung produk kami," tutupnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved