Breaking News:

Longsor Marano

3 Alat Berat Rusak Jadi Penyebab Pemkab Mamuju Belum Bersihkan Material Longsor di UPT Marano

Warga sebelumnya sudah berusaha gotong royong untuk membersihkan material longsor, namun memang sulit jiak tak menggunakan alat berat.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Ilham Mulyawan
Nur Intan
Akses jalan ke Marano Kecamatan Kalukku. 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Akses jalan menuju Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Marano, Kelurahan Syinyonyoi, Kecamatah Kalukku, Kabupaten Mamuju masih tertimbun material longsor.

Akibat longsor yang terjadi pada Sabtu (13/11/2021) lalu karena hujan deras.

Baca juga: Akses Jalan ke Marano Masih Tertutup Material Longsor, Warga: Harus Gunkan Alat Berat

Hingga Kamis (2/12/2021) hari ini belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Hal ini membuat warga resah, lantaran material longsor yang menutup badan jalan sulit untuk dievakuasi.

Padahal, mereka sebelumnya sudah berusaha gotong royong untuk membersihkan material longsor, namun memang sulit jiak tak menggunakan alat berat.

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi seebliumnya sudah berjanji akan menurunkan alat berat.

"Kita akan turunkan alat berat, untuk membantu membuka akses jalan ke upt Marano," terang Sutinah Suhardi kepada Tribun-Sulbar.com, saat ditemui di ruanganya, Senin (22/11/2021) lalu.

Dia akan perintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menurunkan alat berat.

Kata dia kemampuan alat berat yang sekarang dimiliki kurang memadai.

Baca juga: 10 Hari Tertutup Longsor, Warga Marano Harap Bupati Mamuju Sutinah Kirim Alat Berat Buka Jalan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved