Breaking News:

DPRD Mamasa

Pertanyakan Keseriusan Eksekutif Urus Mamasa, Reskianto: Ada Dana Siluman di APBD 2022

Selain itu, Ia juga mempertanyakan pinjaman Dana PEN. Dalam poin pinjaman daerah, bertambah menjadi Rp 186 miliar lebih.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
anggota DPRD Fraksi Gabungan PPP dan Gerindra, Reskianto Taulabi Kia, saat menyampai interupsi, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Rapat Paripurna DPRD Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Selasa (30/11/2021), berlangsung alot.

Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Mamasa, selain alot, juga diwarnai aksi labrak meja.

Bahkan, salah satu anggota DPRD Fraksi Gabungan PPP dan Gerindra, Reskianto Taulabi Kia, mengaku menemukan dana siluman pada Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) tahun 2022.

Usai pandangan akhir fraksi sebelum sidang ditutup, legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Reskianto Taulabi Kia menyampaikan interupsi.

Pada kesempatan itu, ia menilai terdapat perbedaan antara postur anggaran terkait jumlah pinjaman Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan realisasi pinjaman yang ditetapkan dalam APBD.

"Soal pendapatan kita, dalam jangka dua hari ada perombakan postur yang begitu signifikan," ungkap Reskianto.

Reskianto mengatakan, pada dua hari lalu, telah disepakati pada rapat Banggar dan TAPD, sekitar Rp. 37 miliar.

Setelah pengesahan, nominal disodorkan berkurang menjadi Rp 31 miliar.

"Dan mirisnya, pendapatan asli daerah (PAD) tinggal Rp 1,263 miliar," kata Reskianto.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved