Breaking News:

DPRD Mamasa

Dituding Bohong Hingga Rapat Paripurna Ricuh, Bupati Mamasa: Ditindaklanjuti Jika Diinginkan

Dikonfirmasi usai menghadiri rapat paripurna, Ramlan Badawi dengan ikhlas mengakui, pihaknya sudah mencatat apapun menjadi masukan.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Bupati Mamasa, H Ramlan Badawi saat menyampaikan sambutan pada paripurna DPRD Mamasa, Selasa (30/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Bupati Kabupaten Mamasa, H. Ramlan Badawi dituding berbohong.

Tudingan itu disampaikan Anggota Fraksi Gabungan Persatuan Pembangunan Indonesia Raya, Darius To'tuan.

Tudingan itu disampaikan Darius To'tuan pada rapat paripurna di Gedung DPRD Mamasa, Rante-rante, Desa Osango, Selasa (30/11/2021) sore.

Saat diberi kesempatan menyampaikan aspirasi, Darius mengatakan, beberapa kali paripurna, pihaknya selalu menyampaikan usulan.

Namun kata dia, sejak H. Ramlan Badawi menjabat bupati, usulan itu tidak pernah didengar.

"Itu-itu saja terus diusul, tidak pernah ada tindakan," terang Darius.

Karenanya, ia menilai usulan fraksinya hanya dijadikan sandiwara.

Dia lanjut menjelaskan, saat Bupati membangun pasar sementara di Makau, Desa Buntubuda, Darius mengaku ada kesepakatan yang ia bangun.

Kesepakatan yang dimaksud bahwa jika Pemkab Mamasa membangun pasar, dijamin semua pihak akan aman.

Di mana tak jauh dari pasar sementara, terdapat pasar swasta milik keluarga Darius To'tuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved