Breaking News:

Balaikota Mamuju

Pemkab Mamuju Anggarkan Rp 50 Miliar untuk Pembangunan Balaikota

Rencananya, akan dianggarkan secara bertahap. Akan dikerjakan tiga tahun ke depan. Tahap awal APBD pokok 2022, Pemkab Mamuju menganggarkan Rp 20 M.

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
PUPR Mamuju
Gambar desain kantor balai kota Mamuju, mengadopsi arsitektur kearifan lokal tujuh pilar utama dari filosofi anjori pitu 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akan membangun Balaikota.

Balaikota akan dibangun di atas lahan rumah jabatan (Rujab) Wakil Bupati Mamuju, Jl Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju.

Pembangunan Balaikota tersebut, akan menggunakan anggaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2022.

Rencananya, akan dianggarkan secara bertahap. Akan dikerjakan tiga tahun ke depan.

Untuk tahap awal APBD pokok 2022, Pemkab Mamuju menganggarkan Rp 20 miliar.

"Jadi kita anggarkan pembangunan Balaikota Rp 20 miliar untuk tahap awal pada APBD 2022," kata Badan Pengelolah Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Mamuju, April Azhari, via telepon kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (28/11/2021).

"Tahun berikutnya dianggarkan kembali Rp 20 miliar, total anggarannya Rp 50 miliar," jelasnya.

Bupati Mamuju, Hj Sitti Sutinah Suhardi mengatakan, pembangunan Balaikota Mamuju diperuntukan sebagai kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang rusak akibat gempa bumi 15 Januari 2021 lalu.

"Kantor OPD yang rusak, kelak nanti bisa berkantor di Balaikota," terang Sutinah Suhardi saat ditemui di lapangan Ahmad Kirang, Kelurahan Binanga, Mamuju, Minggu (28/11/2021).

Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mamuju, Basit, mengatakan, pembangunan itu akan mengadopsi arsitektur kearifan lokal Mamuju.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved