Breaking News:

Belanja APBD Sulbar Tahun 2021 Terendah, Sekprov: Sembilan OPD Dapat Rapor Merah

"Begitupun PU akan mencapai realisasi di akhir tahun karena banyak proyek besar dikerjakan. Jadi akan langsung melonjak naik," tandasnya.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Hasrul Rusdi
Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Sekprov Muhammad Idris setelah rapat paripurna di kantor DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (26/11/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat (Sulbar), Muhammad Idris memberikan komentar terkait belanjar APBD Sulbar tahun 2021 terendah .

Data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah per 19 November 2021, dari 34 provinsi hanya 8 provinsi yang angka realisasi belanja APBD-nya di atas 70 persen.

Sedangkan 26 provinsi lainnya realisasi belanja APBD-nya masih di bawah 70 persen.

Daerah-daerah tersebut diantaranya adalah Provinsi Papua, Sulawesi Barat, Papua Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Bara, Sulawesi Tenggara, Jambi, dan beberapa provinsi lainnya.

Sekprov Muhammad Idris mengatakan, itu dilihat daya dukung visikal, artinya kemandirian visikal daerah memang sangat rendah.

Baca juga: Bakal Calon Ketua Umum HIPMI Sulbar, Sabarudien Syam Kembalikan Berkas Pendaftaran

Baca juga: Lowongan Kerja BUMN, Askrindo, Jasindo Hingga IFG Life untuk Lulusan D4/S1/S2/ Sederajat

Drainase Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, dikeruk untuk mencegah genangan.
Drainase Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, dikeruk untuk mencegah genangan. (Tribun-Sulbar/Habluddin)

"Ini didasari besarnya biaya transfer, keunggulan atau sandaran kita. Dengan demikian sejumlah program strategis tadi itu menjadi terkoreksi," kata Idris, saat ditemui usai hadiri rapat paripurna di kantor DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (26/11/2021) malam.

Lanjutnya, tahun 2021 ini rata-rata nasional memang Sulbar dibawah 70 persen.

Tapi kalau dilihat capaian di OPD Insha Allah tidak akan dapat tren bawah 70 persen pada akhir tahun mendatang.

"Paling tidak kita berada dicatatan kuning bukan merah," ujarnya.

Dia juga membeberkan bahwa ada sembilan OPD yang dapat rapor merah diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, Dinas PU, Dinas PMD, hingga ada juga Biro.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved