Breaking News:

Waktu Hanya 4 Hari, Pemprov-DPRD Sulbar Bahas APBD 2022 Secara Maraton

Wakil DPRD Sulbar, Usman Suhuriah, mengungkapkan dewan optimis pembahasan APBD 2022 bisa selesai hingga akhir November 2021.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar/Habluddin
Wakil Gubernur, Hj Enny Anggraeni Anwar membacakan penjelasan Gubernur Ali Baal Masdar atas rancangan Ranperda APBD tahun 2022 di kantor DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (26/11/2021) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU-Pemerintah provinsi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, bahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 secara maraton.

Hal itu dilakukan untuk mengejar target pembahasan harus selesai pada tanggal 30 November 2021.

Sebab, draf APBD 2022 baru diserahkan pemerintah provinsi kepada DPRD Sulbar, melalui rapat paripurna di kantor DPRD Sulbar, Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar, Jumat (26/11/2021).

Artinya, hanya menyisahkan empat hari untuk membahas sebelum APBD 2022 disahkan.

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, mengatakan, tahun 2022 pemprov akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dan pemulihan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat.

Hal itu, dituangkan dalam lima sasaran prioritas pembangunan.

Diantaranya pembangunan infrastruktur pelayanan dasar, akselerasi pembangunan ekonomi, pembangunan manusia, pemberdayaan lingkungan hidup dan mitigasi bencana, dan penguatan tata kelola pemerintahan moderen.

"Paling utama stabilitas ekonomi setelah dilanda gempa dan pandemi Covid-19 masih berlangsung," kata Enny, saat ditemui usai menghadiri paripurna, Jumat (26/11/2021).

Lanjutnya, visi-misi pemerintahan ABM-Enny yang belum selesai akan diupayakan realisasi tahun 2022 mendatang.

Mengingat, belanja APBD tahun 2021 masuk dalam kategori rendah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved