Mengenal Pengobatan Transplantasi Sel Induk, Mampu Sembuhkan Kanker dan Penyakit Degeneratif

Sehingga, transplantasi sel induk, atau sel punca merupakan metode pengobatan untuk mengatasi berbagai penyakit

Editor: Ilham Mulyawan
Mengenal Pengobatan Transplantasi Sel Induk, Mampu Sembuhkan Kanker dan Penyakit Degeneratif
handover
Ilustrasi Sel darah dalam tubuh

TRIBUN-SULBAR.COM - Stem cell adalah memiliki nama lain sel punca.

Stem cell adalah sel induk yang mempunyai kemampuan untuk memperbanyak diri dan berubah menjadi berbagai jenis sel.

Steam cel adalah satu-satunya sel dalam darah yang mampu meregenerasi tipe sel baru. Wujud stem sell adalah sel hidup yang tidak dapat dikemas.

Sehingga, transplantasi sel induk, atau sel punca merupakan metode pengobatan untuk mengatasi berbagai penyakit, seperti kanker dan penyakit degeneratif.

Karena sifatnya tersebut, sel punca kerap digunakan sebagai bahan transplantasi dalam pengobatan medis. Prosedur transplantasi sel punca dilakukan dengan menanam sel punca di organ tubuh tertentu untuk menggantikan sel yang rusak akibat suatu penyakit.

Tubuh manusia tersusun atas puluhan ribu sel yang dimana sel induk adalah yang paling menakjubkan.

Sel induk dapat melakukan apa yang disebut "tindakan kebangkitan biologis".

"Sel induk adalah “ibu dari sel-sel” untuk menyediakan sel baru. Setiap organ di tubuh kita seperti jantung, hati, paru-paru, ginjal, dsb, memiliki tipe sel induk yang unik. Transplantasi sel induk adalah tindakan untuk mentransplantasi sel induk sehat ke dalam tubuh pasien untuk memperbaiki atau mengganti sel-sel yang rusak," ujar Dato Dr Chang Kian Meng, konsultan spesialis hematologi dan pengobatan transplantasi di Sunway Medical Centre.

Dato Dr Chang Kian Meng, konsultan spesialis hematologi dan pengobatan transplantasi di Sunway Medical Centre.
Dato Dr Chang Kian Meng, konsultan spesialis hematologi dan pengobatan transplantasi di Sunway Medical Centre. (handover)

“Semakin cepat Anda mendapatkan transplantasi sel induk (stem cell), semakin tinggi kesempatan Anda untuk sembuh dan semakin rendah kemungkinan untuk kambuh kembali," tambah Dato Dr. Chang Kian Meng.

Transplantasi sel induk Hematopoietik adalah tindakan yang paling sering dilakukan untuk penderita anemia aplastic, leukemia, talasemia, sindrom tulang sumsum gagal, berbagai myeloma, limfoma, penyakit sickle cell, sindrom defisiensi imun gabungan yang parah dan lain-lain.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved