Breaking News:

Harga Minyak

Dilarang Pemerintah! Penjual Minyak Curah di Mamuju: Minyak Ini Memang Tidak Steril

Pemerintah melalui kementerian perdagangan akan melarang penjualan minyak goreng curah per Januari 2022.

Penulis: Abd Rahman | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Sulbar / Abd Rahman
Minyak curah kelapa sawit di Pasar Sentral Mamujh Jl Letjen Herstaning,Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah bakal melarang peredaran minyak curah di pasar-pasar tradisional.

Pelarangan penjualan tersebut akan berlaku per 1 Januari 2022 mendatang.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga minyak goreng.

Hal tersebut mendapat tanggapan salah satu pedagang minyak curah di Pasar Sentral Mamuju Suriadi.

Ia mengatakan, kebijakan pemerintah melarang peredaran minyak curah tidak masalah.

"Saya tidak masalah kalau dihilangkan itu, saya juga tidak merasa dirugikan," ujar Suriadi saat ditemui Tribun-Sulbar.com di Pasar Sentral Mamuju Jl Letjen Hertasing,Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, minyak curah tersebut secara produksi kurang baik untuk dikonsumsi masyarakat.

Kemasan minyak curah ini tidak sama dengan minyak pada umumnya sehingga tidak steril.

"Minyak ini memang tidak steril jadi kasian juga masyarakat kalau itu terus dikonsumsi," sebutnya.

Ia menambahkan, saat ini daya beli masyarakat juga mulai berkurang.

"Jarang sekalimi juga pembeli karena harga minyak sekarang juga tinggi," pungkasnya (*)

Laporan Wartaan Tribun-Sulbar.com Abd Rahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved