Breaking News:

Belanja APBD Sulbar

Belanja APBD Sulbar Terendah Tahun 2021, Usman: Bisa Jadi Catatan Buruk Kepemimpinan ABM-Enny

Namun, dia berharap hal ini tidak terjadi dan akan dilihat penghujung akhir tahun 2021 mendatang.

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Nurhadi Hasbi
Tribun-Sulbar/Habluddin
Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi provinsi terendah belanjar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021.

Data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah per tanggal 19 November 2021, dari 34 provinsi hanya 8 provinsi yang angka realisasi belanja APBD-nya di atas 70 persen.

Sedangkan 26 provinsi lainnya realisasi belanja APBD-nya masih di bawah 70 persen.

Daerah-daerah tersebut diantaranya adalah Provinsi Papua, Sulawesi Barat, Papua Barat, Sulawesi Utara, Kalimantan Utara, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Bara, Sulawesi Tenggara, Jambi, dan beberapa provinsi lainnya.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar, Usman Suhuriah, mengatakan ini bisa menjadi catatan buruk kepemimpinan Ali Baal Masdar - Enny Anggraeni Anwar (ABM-Enny).

Apalagi, lanjut Usman, ABM-Enny akan memasuki masa akhir jabatannya memimpin Sulbar selama lima tahun.

"Kita tentu kaget dengan data-data tersebut. Sulbar yang sudah dilanda dua bencana yakni gempa dan pandemi Covid-19 kinerja pemerintah tidak bisa inline masalah yang dihadapi," kata Usman, saat ditemui di kantor DPRD Sulbar Jl Abdul Malik Pattana Endeng, Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulbar Jumat (26/11/2021).

Hal itu, ditunjukan dengan belanja APBD sangat rendah dan hanya baru diserap 50,2 persen.

Sementara, tahun 2021 segera berakhir dan masih tersisa 40 persen lebih harus dikejar.

"Kalau ini dilihat nanti Gubernur Ali Baal Masdar lewat fungsi pengawasan DPRD Sulbar akan melihat apakah menjadi catatan buruk kepemimpinan ABM-Enny atau rapor merah," ungkap Usman.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved